Breaking News:

Internasional

Warga AS Bereaksi, Putra Meghan Markle Ditolak Sebagai Pangeran, Berkulit Lebih Gelap

Warga AS bereaksi dengan kemarahan yang meluas ke Istana Buckingham, Inggris. Setelah wawancara hebat Duke dan Duchess of Sussex, Pangeran Harry dan

Editor: M Nur Pakar
Ellie.com
Pangeran Harry dan Meghan Markle bersama putra mereka, Archie. 

Wawancara tersebut merupakan niat baik untuk Duchess khususnya, dan secara luas dipandang sebagai bencana bagi istana.

Ini mengikuti upaya bersama oleh teman-teman Duchess yang berbasis di AS.

Sebelum wawancara, menyangkal tuduhan bahwa dia menindas anggota staf selama waktunya sebagai bangsawan.

Direktur Komunikasi Gedung Putih Joe Biden Kate Bedingfield mempertimbangkan setelah komentar Duchess kepada Winfrey bahwa istana tidak melindunginy".

Bedingfield "menyukai" tweet yang mengulangi kata-kata Duchess:

"DALAM PEKERJAAN LAMA SAYA ADA SATU SERIKAT DAN MEREKA AKAN MELINDUNGI SAYA."

Ana Navarro, salah satu pembawa acara The View, acara bincang-bincang siang hari berperingkat teratas di Amerika, berkata:

"Ooh. Belum ada teh Inggris yang tumpah sebanyak ini di Amerika sejak Pesta Teh Boston."(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved