Breaking News:

Properti

Konsumen Adukan Lima Pengembang Properti, dari Soal Pembangunan Sampai Sertifikat

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat dua bulan pertama tahun 2021, ada lima pengembang properti yang diadukan konsumen.

Dok. BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DIREKTORAT JENDERAL PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR
Perumahan bersubsidi pemerintah 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat dua bulan pertama tahun 2021, ada lima pengembang properti yang diadukan konsumen.

Staf Pengaduan YLKI Rio Priyambodo mengatakan, aduan konsumen yang dilaporkan tersebut berangkat dari permasalahan berbeda.

Rinciannya, dua kasus mengenai proyek mangkrak, soal refund atau pengembalian dana satu kasus, sistem pembayaran satu kasus, dan lainnya aduan soal dokumen.

Kelima pengembang tersebut adalah PT Permata Sakti Mandiri dengan proyek apartemen Cimanggis City.

Baca juga: Otomotif Dapat Insentif Pajak, Properti Minta Pemerintah Turunkan Suku Bunga KPR

PT Mahakarya Evelyn Almeera Mughnii Development.

PT Serpong Bangun Cipta, Transpark Juanda Bekasi.

PT Darusalam Madani Properti dengan proyek Madinah City.

Berdasarkan data YLKI, aduan konsumen terhadap PT Permata Sakti Mandiri terkait apartemen Cimanggis City karena terhentinya konstruksi alias mangkrak.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp 33,1 Triliun untuk Perumahan, Pembeli Rumah Subsidi Dibantu DP Rp 4 Juta

Atas kejadian tersebut, konsumen mengajukan refund atau balik biaya kepada pengembang.

Sementara aduan terkait PT Mahakarya Evelyn Almeera Mughnii Development karena belum mengembalikan uang pembatalan pembelian.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved