Breaking News:

Berita Politik

Irwandi Beri SP Lima Anggota DPRA dari PNA, Tapi Darwati Aman dari Sanksi, Ternyata Ini Alasannya

Sementara Darwati A Gani yang merupakan istri Irwandi Yusuf tidak diberikan surat peringatan tersebut.  

SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Anggota DPRA dari PNA, Darwati A Gani. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA), Irwandi Yusuf memberi Surat Peringatan (SP) pertama kepada lima anggota DPRA dari partai tersebut.

Surat yang diteken Irwandi bersama Sekjen PNA, Miswar Fuady itu dikeluarkan pada 5 Maret 2021.  

Mereka yang menerima SP pertama yaitu Safrijal (Ketua Fraksi PNA di DPRA), Mukhtar Daud, Tgk Haidar, Samsul Bahri, dan M Rizal Falevi Kirani.

Sementara Darwati A Gani yang merupakan istri Irwandi Yusuf tidak diberikan surat peringatan tersebut.  

Ketua DPP PNA, Tgk Nurdin Ramli saat dikonfirmasi Serambinews.com, Minggu (14/3/2021), mengatakan, SP pertama itu diberikan kepada kelimanya karena sudah melakukan pembangkangan terhadap ketentuan, keputusan, dan garis kebijakan PNA.

Baca juga: BNN Aceh Gandeng Pengamen Jalanan Menyuarakan Perang Melawan Narkoba

Baca juga: Pemuda Pulo Aceh Akan Monitor Guru PNS, juga Undang Pejabat Aceh Besar

Baca juga: Cegah Kasus Isma Terulang, Wabup Aceh Utara Dorong Desa Buat Qanun Penyelesaian di Tingkat Gampong

Tgk Nurdin mengungkapkan, ada dua bentuk pembangkangan yang dilakukan kelima anggota DPRA dari PNA itu sehingga Irwandi Yusuf mengeluarkan SP pertama.

Kedua bentuk pembangkangan dimaksud seperti tertulis dalam surat yang diberikan kepada penerima dan juga diperoleh oleh Serambinews.com.  

Yaitu menolak memberikan dana kontribusi selaku anggota Fraksi PNA DPRA ke rekening resmi atas nama DPP Partai Nanggroe Aceh dan menandatangani surat kesepakatan bersama anggota DPRA Fraksi PNA pada 30 Desmeber 2020.

Selain itu, menolak hadir berkunjung ke Ketua Umum Irwandi Yusuf yang saat ini berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung sebagaimana undangan DPP PNA Nomor 533/DPP-PNA/II/2021 tanggal 15 Februari 2021.

“Khusus Darwati tidak diberikan SP pertama karena melakukan kunjungan ke ketua umum dan juga tidak menandatangani surat kesepakatan bersama untuk mengirimkan dana 30% kontribusi partai ke rekening PNA,” ungkapnya.

Baca juga: Makin Aneh Saja! Ilmuwan Berencana Kirim 6,7 Juta Sampel Sperma ke Bulan, Ancang-ancang Jika Kiamat

Baca juga: AS, India, Jepang, dan Australia Siap Pasok 1 Miliar Dosis Vaksin Corona ke Indo Pasifik pada 2022

Baca juga: Kehidupan Kulit Hitam Tidak Penting: Dunia Tetap Bungkam, Houthi Membantai Migran Afrika di Yaman

Surat itu juga ditembuskan ke Ketua Majelis Tinggi PNA, Ketua Dewan Penasihat PNA, Ketua Komisi Pengawas PNA, dan Ketua Mahkamah PNA.

“Padahal tujuan kita mengundang teman-teman ke Bandung untuk bersilaturahmi dan memperkuat konsolidasi partai,” tukas Tgk Nurdin.(*) 

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved