Berita Lhokseumawe
Pengungsi Rohingya di BLK Lhokseumawe Akan Dipindahkan ke Medan
Etnis Rohingya yang ‘menyelamatkan diri’ dari Myanmar tersebut akan dipindahkan secara bertahap ke Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Saifullah
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pengungsi Rohingya, Ridwan Djalil mengatakan, sebanyak 86 migran asal Myanmar yang kini menempati Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Meunasah Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe akan direlokasi.
Etnis Rohingya yang ‘menyelamatkan diri’ dari Myanmar tersebut akan dipindahkan secara bertahap ke Medan, Sumatera Utara (Sumut).
"Sementara untuk waktu pasti pemindahannya belum tahu, namun kemungkinan dalam minggu depan," kata Ridwan Djalil kepada Serambinews.com, Rabu (17/3/2021).
Ridwan menyebutkan, bahwa saat ini pihaknya bersama UNHCR masih melakukan koordinasi dengan lintas sektoral, terutama dengan pihak imigrasi.
"Relokasi terhadap pengungsi Rohingya pada tahap pertama direncanakan untuk pengungsi rentan, seperti lansia dan anak-anak," ulasnya.
Baca juga: Arab Saudi Pantau Konflik di Myanmar, Prihatinkan Penderitaan Minoritas Muslim Rohingya
Baca juga: Jepang dan Badan Pengungsi PBB Sepakat Donasi 10 Juta Dolar Bantu Pengungsi Muslim Rohingya
Baca juga: Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe Huni Shelter Baru
Ketika ditanya alasan para pengungsi tersebut dipindahkan, Ridwan mengaku, hal itu merupakan programnya IOM.
"Jadi, untuk tahap pertama sekitar 50 pengungsi, kemudian sisanya 36 pengungsi dipindahkan pada tahap kedua," papar Ridwan.
Menurut Ridwan, pemindahan tersebut bertujuan untuk disatukan dengan pengungsi Rohingya lainnya di Medan, sehingga lebih mudah mengurusinya.
"Saat ini, pengungsi Rohingya di Lhokseumawe hanya tersisa 86 orang saja," sebut dia.
Jadi, sambungnya, dengan angka yang sedikit itu maka lebih baik disatukan dengan pengungsi yang ada di Medan.
Baca juga: Longsor Terjadi Lagi di Ruas Jalan Geumpang-Tangse, Rombongan Camat Mane Ikut Terjebak
Baca juga: Kadishub Respon Permintaan Pemasangan Pita Kejut di Jalan Nasional, Syuibun: Itu Wewenang Pusat
Baca juga: Warga Minta Jalan Nasional di Lintasan Aceh Tamiang Dipasang Pita Kejut, Cegah Sopir Ugal-ugalan
Ridwan juga menambahkan, dalam tiga minggu terakhir atau setelah diresmikan tempat hunian baru, sebanyak 22 pengungsi Rohingya kabur dari tempat penampungan.
"Sekarang tersisa hanya 86 orang, saat diresmikan hunian baru beberapa minggu lalu, jumlah pengungsi terdata sebanyak 108 orang," terangnya.
Atas dasar tersebutlah, pihaknya bersama UNHCR memutuskan untuk memindahkan pengungsi Rohingya yang di Lhokseumawe ke Medan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wanita-rohingya-gelombang-kedua-saat-terdampar-di-pesisir-pantai-ujong-blang-lhokseumawe.jpg)