Breaking News:

Berita Aceh Selatan

Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan Minta PLN tak Lakukan Pemadaman Listrik Selama Ramadhan

Kebutuhan listrik Rayon Kotafajar sebesar 8 megawatt, namun yang mampu dihasilkan cuma 5 megawat dan untuk Labuhan Haji hanya 2 megawatt. 

Penulis: Taufik Zass | Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan, Hadi Surya 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Seringnya pemadaman listrik di Kabupaten Aceh Selatan akhir - akhir ini membuat masyarakat sangat dirugikan.

Karenanya, Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan, Hadi Surya, S.TP, MT mengingatkan PLN Wilayah Aceh untuk segera mencari solusi agar Pemadaman Listrik tidak lagi terjadi selama bulan suci Ramadhan.

"Sejak sebulan terakhir listrik secara tiba-tiba padam, kondisi ini dapat merusak perangkat elektronik masyarakat pelanggan. Jika ini terjadi, pelanggan harus menanggung rugi atas kerusakan tersebut. Menyahuti hal tersebut, kami meminta kepada Manejer PLN Rayon Tapaktuan dan Kotafajar untuk menyurati Pimpinan PLN Wilayah Aceh untuk penambahan Mesin Pembangkit listrik guna memenuhi kebutuhan Masyarakat tersebut," pinta Hadi Surya, Minggu (28/03/2021) malam.

Pada kesempatan itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Aceh Selatan ini juga mengungkapkan bahwa, berdasarkan hasil rapat koordinasi yang pernah dilakukan, dirinya mencatat bahwa kebutuhan listrik untuk Rayon Tapaktuan yaitu 6 megawatt, namun yang mampu dihasilkan oleh pembangkit listrik cuma 4 megawatt.

Selanjutnya kebutuhan listrik Rayon Kotafajar sebesaar 8 megawatt, namun yang mampu dihasilkan cuma 5 megawat dan untuk Labuhan Haji hanya 2 megawatt. 

"Dari hasil diskusi tersebut sepatutnya perlu penambahan mesin pembangkit listrik. Selanjutnya kepada Anggota DPRA dari Aceh Salatan saya meminta untuk dapat melakukan upaya koordinasi dan komunikasi dengan PLN Unit Induk Wilayah Aceh guna mencari solusi dan langkah kongkit guna mengatasi hal tersebut," harap Hadi Surya.

Baca juga: Bernilai Miliaran, TNI AL Sita Ribuan Kardus Rokok Ilegal di Perairan Batam

Baca juga: Alhamdulillah, Nagan Raya Masih Nihil Positif Covid-19, Satgas: Warga Harus Tetap Waspada

Baca juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ribuan Kardus Rokok Ilegal Senilai Rp 5 Miliar, Begini Modusnya

Baca juga: Brimob Polda Aceh Ajak Pengunjung Objek Wisata di Nagan Raya Patuhi Protkes Covid-19

Kemudian, Politisi Partai Gerindra ini juga berharap kepada anggota DPR-RI dalam hal ini, Rafli Kande selaku putra Aceh Selatan yang kebetulan berada di Komisi mitra BUMN untuk dapat membicarakan kelangkaan energi listrik di Aceh khususnya Aceh Selatan ini dengan Direktur Utama PLN di pusat. 

"Upaya berjenjang ini dilakukan akan lebih sistimatis dalam pencapaian harapan masyarakat untuk kebutuhan dasar energi listrik. Termasuk mendorong untuk segera di fungskan Gardu Induk yang berada dikemukiman Sedar, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan," paparnya. 

Menurut pengamatan Hadi Surya, Aceh secara umum masih krisis energi sehingga dapat menghambat investasi di sektor perindustrian dan usaha rakyat serta sektor lainnya.

Baca juga: Petinggi Partai Politik Bertemu Putra Jokowi di Solo, Apakah Gibran Bakal Maju Pilkada Jakarta 2024?

Baca juga: VIDEO Banjir di Lhoong Telan Korban, Tim Gabungan Sisir Sungai Cari Nenek Hilang Terseret Arus

Baca juga: VIDEO Muzakir Manaf Tunggangi Kuda Saat Menghadiri Raker Partai Aceh di Takengon

Untuk penambahan arus listrik di daerah-daerah ini, Hadi menawarkan gagasan berupa penanganan dengan skema anggaran APBA, dimana dana Otsus dialokasikan untuk pembangunan pembangkit listrik baru terbarukan dengan skala lokal, khusus di daerah yang mempunyai sumber pembangukit listrik baik tenaga air, angin atau matahari. 

"Selanjutnya pembangkit listrik tersebut dikelalo oleh BUMG bekerja sama dengan PLN. Artinya BUMG menjual arus ke PLN selanjutnya PLN yang mendistribusikan ke masyarakat. Hal ini menurut saya memungkinkan karena dengan telah diterbitkan PP (Peraturan Pemerintah) nomor 11 tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMG) memberi ruang pemerintah daerah memberi dukungan dan bantuan kepada BUMG," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved