Breaking News:

FAKTA 2 Oknum Teller Bank Bobol Rp 1,3 Miliar Uang Nasabah, Palsukan Tanda Tangan, Ini Kata Polisi

Palsukan tanda tangan nasabah, dua oknum teller bank di Pekanbaru, Riau, bobol uang nasabah dengan total sebesar Rp 1,3 miliar.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.COM/IDON
NH (kiri) dan AS, mantan teller Bank Riau-Kepri Cabang Rohul yang mencuri uang tabungan tiga orang nasabah, saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Riau di Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (30/3/2021).(KOMPAS.COM/IDON) 

SERAMBINEWS.COM - Dua mantan pegawai Bank Riau-Kepri (BRK) cabang Rokan Hulu (Rohul), Riau, berinisial NH (37), dan AS (42), ditangkap polisi karena mencuri uang milik tiga nasabahnya dengan total sebesar Rp 1,3 miliar.

Diketahui, saat masih bekerja di bank tersebut, NH sebagai teller, sementara pelaku AS menjabat sebagai head teller.

Palsukan tanda tangan nasabah, dua oknum teller bank di Pekanbaru, Riau, bobol uang nasabah dengan total sebesar Rp 1,3 miliar.

Kedua oknum teller bank milik pemerintah tersebut berinisial NH (37) dan AS (42).

Menurut polisi, dalam aksinya, kedua pelaku memiliki peran sendiri-sendiri.

AS selaku kepala teller, memberikan username dan password.

Lalu, pelaku NH menarik uang nasabah dari rekening setelah memalsukan tanda tangan.

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, modus pelaku dalam melakukan aksinya dengan cara memalsukan tanda tangan nasabah.

"Dalam menjalankan aksinya, tersangka NH selaku teller memalsukan tanda tangan nasabah dalam form slip penarikan, sehingga dapat melakukan penarikan uang tunai dari rekening nasabah," sebut Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto.

Sementara tersangka AS, sambung Sunarto, memberika username dan password.

Sehingga membuat pelaku NH dapat dengan leluasa melakukan penarika uang milik nasabahnya.

Kata Sunarto, saat ini pihaknya masih mendalami aliran dana yang dicuri oleh kedua pelaku tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan, lanjutnya, uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi.

"Sementara uang tiga orang nasabah sudah diganti oleh pihak bank," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved