Breaking News:

Berita Pidie

Miris! Gadis 14 Tahun Ini Ketagihan Hubungan Suami Istri, Sudah Layani 25 Pria, Dipicu Broken Home

Faktor broken home atau rusaknya rumah tangga yang dijalani pasangan suami isteri atau pasutri, terkadang membuat anak menjadi korban. 

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Satreskrim Polres Pidie membongkar praktik prostitusi di Pidie dengan korban anak di bawah umur dalam konferensi pers di Mapolres Pidie, Kamis (15/10/2020). 

Dalam menjalani rumah tangga bersama ibunya dan ayah tiri, gadis 14 tahun itu rupanya tidak menemukan kasih sayang. 

Baca juga: Link Live Streaming Real Madrid vs Barcelona, El Clasico Beraroma Juara Liga Spanyol, Nonton di SINI

Baca juga: Jelang Ramadhan, Lembaga Wali Nanggroe Meuseuraya Bersihkan Masjid di Pidie

Baca juga: BEM FKIP USK Gelar Konser Amal untuk Korban Bencana Alam di NTT, Ini Jumlah Dana Terkumpul

Bahkan, gadis itu merasa tertekan di rumah lantaran ibu kandungnya dengan ayah tiri yang berprofesi penjual sayur hampir tiap hari bertengkar.

Alhasil, gadis 14 tahun itu pun tidak betah tinggal di rumah, yang akhirnya mencari ketenangan di luar. 

Namun, saat menemui rekan sebayanya yang laki-laki di luar rumah, ternyata tidak menggiring gadis itu ke perbuatan positif. 

Malahan teman laki-laki itu mengajak remaja di bawah umur tersebut hubungan badan yang terjadi beberapa kali.

Parahnya, gadis 14 tahun itu malah kemudian ketagihan sehingga tak sungkan lagi melakukan dengan lelaki di bawah umur maupun lelaki dewasa. 

Baca juga: Anggota DPRA Tinjau Proyek Jembatan di Sawang 

Baca juga: Damkar Kota Banda Aceh Imbau Warga Waspadai Kebakaran Bulan Puasa, Diminta Tidak Lakukan Hal ini

Baca juga: Malam Ini, AC Milan Vs Parma, Rossoneri Harus Petik Kemenangan Agar tak Terlempar dari Klasemen

Gadis 14 tahun itu sempat dipergoki warga sehingga dinikahkan melalui kadhi liar di salah satu gampong di Pidie

Namun, sang lelaki kemudian menceraikan gadis itu.

"Pengakuan gadis itu bahwa dia telah melayani 25 lelaki. Saat melakukan hubungan badan, gadis itu tidak meminta imbalan," jelasnya.

Diterangkan Fauziati, setelah diputuskan Majelis Hakim Mahkamah Syar'iyah Sigli, gadis di bawah umur itu diboyong ke lembaga pembinaan di Banda Aceh. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved