Breaking News:

Berita Bireuen

Miris! Kota Santri Tercemar, Bireuen Seolah-olah Jadi Awal Transaksi Narkoba, Bupati Ucap Begini

Pasalnya, Kabupaten Bireuen kini seolah-olah menjadi titik awal transaksi narkoba di Provinsi Aceh.

FOTO KBR
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, MSi dan pejabat Forkopimda memusnahkan barang bukti ganja dan sabu, Senin (12/4/2021), di Pendopo Bupati. 

Laporan Yusmandin | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Nama Kabupaten Bireuen sebagai Kota Santri mulai tercemar.

Pasalnya, Kabupaten Bireuen kini seolah-olah menjadi titik awal transaksi narkoba di Provinsi Aceh.

Hal ini disampaikan Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, MSi saat pemusnahan barang bukti narkoba di halaman pendopo bupati setempat, Senin (12/4/2021).

Pada kegiatan itu, Bupati Bireuen dan pejabat Forkopimda memusnahkan puluhan ribu barang bukti narkotika jenis ganja dan sabu hasil pengungkapan Sat Resnarkoba Polres Bireuen.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, MSi dalam sambutannya mengucapkan, terima kasih dan apresiasi bagi jajaran Polres Bireuen atas dedikasi, pengabdiannya yang telah menunjukkan hasil luar biasa dalam upaya menyelamatkan generasi emas Aceh.

Baca juga: Survei KedaiKOPI - Gatot Nurmantyo dan Rocky Gerung Tokoh Oposisi Layak Jadi Presiden, Ini Daftarnya

Baca juga: VIDEO - Sambut Bulan Suci Ramadhan, Jalan-jalan di Yerusalem Meriah dengan Warna-warni Lampu

Baca juga: Persiraja di Persimpangan Jalan, Anak Lambeugak Itu tak Lagi Berseragam Orange

Lanjut Muzakkar, setelah mengungkapkan sabu 352 Kg belum lama ini, tim Sat Resnarkoba Polres Bireuen juga memusnahkan 51.527,44 gram ganja dan sabu 8.836,18 gram.

“Hal ini sangat penting seperti dikatakan Kapolda Aceh dalam rangka menyelamatkan generasi emas Indonesia, Aceh, serta Bireuen,” ujar Muzakkar.

"Ini menyedihkan kita, Bireuen ini seolah-olah sudah jadi tempat atau ladang bagi orang tidak bertanggung jawab,” lanjutnya.

“Kini daerah kita dijadikan sebagai tempat awal transaksi narkoba, dan setiap ada penangkapan, selalu ada orang Bireuen," ungkap Bupati.

Dalam hal ini, Bupati berterima kasih kepada Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahyu Widada, MPhil, Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat, dan jajaran atas komitmen mengungkap serta menangkap pelaku yang terlibat narkotika.

Baca juga: Putri Rizkiah, Guru SMK Darul Ihsan Aceh Juara II terbaik Design Komunikasi Visual di Bekasi

Baca juga: Manager PLN ULP Blangpidie Pastikan Suplai Listrik Aman Selama Ramadhan, Janjikan tak Ada Pemadaman

Baca juga: Semarakkan Syiar Ramadhan Sesuai Protkes, Seruan Bersama Forkopimda Aceh

Pemusnahan barang bukti tersebut, harap Bupati, bukan sebatas seremonial saja, tapi juga sebagai bentuk kepedulian dan pembuktian bagi publik terkait hasil kerja jajaran Polres Bireuen.

"Dengan pemusnahan ini kita harapkan dapat menghindari kita tidak menyentuh barang haram ini," pungkasnya.(*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved