Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengaman Pantai Cunda-Meuraksa, Jaksa Tunggu Hasil Audit

Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh sudah turun ke lokasi untuk melakukan audit kerugian negara.

FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lhokseumawe, Dr Mukhlis SH MH 

Laporan Jafaruddin | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Proses penyelidikan kasus dugaan korupsi Proyek Pengaman Pantai Cunda-Meuraksa Lhokseumawe yang ditangani penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe, kini menunggu hasil audit.

Karena beberapa waktu lalu Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh sudah turun ke lokasi untuk melakukan audit kerugian negara. 

Untuk diketahui penyidik Kejari Lhokseumawe pada awal Januari 2021 mulai melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan (pulbaket) terkait proyek lanjutan pembangunan pengaman pantai Cunda-Meuraksa tahun 2020. 

Penyelidikan itu dilakukan jaksa setelah mendapat laporan dari sejumlah warga dan LSM dugaan  kasus tersebut. 

Lalu pada akhir Januari 2021, Kejari Lhokseumawe melayangkan surat kepada BPKP Perwakilan Aceh untuk proses lanjutan dugaan penyelewengan Proyek Pengaman Pantai Cunda Meuraksa Lhokseumawe. 

Dalam surat itu jaksa meminta audit investigasi terhadap proyek pembangunan pengaman Pantai Cunda -Meuraksa Tahun 2020. 

Baca juga: Pria Kelainan Genetik Dimasukan Dalam Peti Mati & Dikremasi Hidup-Hidup, Gantikan Jenazah Orang Kaya

Baca juga: Raja Salman Tunjuk Pangeran Mishaal Jadi Penasihat Raja

Baca juga: Begini Cara Mengecek BLT BPJS Ketenagakerjaan, April 2021 Cair Rp 1,2 Juta? Simak Info Ini

Baca juga: Wanita Ini Jajakan Diri Saat Ramadhan hingga Ditangkap Satpol PP, Butuh Uang Demi Hidupi 5 Anak

Hasil audit kerugian negara yang disampaikan BPKP Perwakilan Aceh kepada Kejari Lhokseumawe yang menyebutkan kerugian negara dalam kasus itu mencapai 4.9 miliar.

“Kasus itu sudah pernah ekspose di Banda Aceh,” ujar Kepala Kejari Lhokseumawe, Dr Mukhlis melalui Kasi Intelijen Miftahuddin SH, kepada Serambinews.com, Kamis (14/4/2021).

Karena setelah petugas melakukan audit investigasi terhadap pelaksanaan proyek pengaman pantai Cunda Meuraksa, ke lokasi kemudian melanjutkan dengan eskpose yang juga dihadiri jaksa sebelum penyidik menympilkulkan kesimpulan dari kasus tersebut. 

“Hasil tersebutlah yang masih kita tunggu, untuk proses penyelidikan,” ujar Miftahuddin.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved