Breaking News:

Berita Langsa

Warga Langsa Tertipu Investasi Bodong Ratusan Juta, Serahkan Mobil CRV dan Uang, Begini Ceritanya

Seorang warga Kota Langsa, Zulfazli (49), membuat laporan resmi ke penyidik Polres Langsa karena merasa tertipu bisnis investasi bodong.

Penulis: Zubir | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Korban investasi bodong, Zulfazli memperlihatkan bukti tanda lapor ke Polres Langsa atas dugaan penipuan dan penggelapan yang menimpanya. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Seorang warga Kota Langsa, Zulfazli (49), membuat laporan resmi ke penyidik Polres Langsa karena merasa tertipu bisnis investasi-bodong' title=' investasi bodong'> investasi bodong.

Bisnis investasi-bodong' title=' investasi bodong'> investasi bodong menjual nama salah satu perusahaan saham besar di Jakarta ini

Nama bisnisnya yaitu TG Aceh (inisial nama perusahaan) dengan melibatkan berapa orang warga Kota Langsa sebagai pengendali utamanya.

Baca juga: Polisi Sita Mobil dan Rumah Owner Yalsa Boutique, Diduga Jalankan Investasi Bodong

Baca juga: Gadis Aceh Utara Menikah Dengan Polisi Turki, Rela Resign Kerja & Jual Motor Demi Pria Dikenal di FB

Ketiga orang yang menjadi terlapor berada di struktur PT TG  Aceh, yaitu berinisial YUS ( head leader), MUH (bendahara), dan ZUL (head marketing), serta NA (marketing dan administrasi).

Ketiganya dilaporkan atas perkara dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan. 

Korban investasi diduga bodong, Zulfazli, kepada Serambinews.com, Jumat (16/4/2021), menyebutkan, dugaan tindak pidana penggelapan dan penipuan itu telah ia laporkan ke Satreskrim Polres Langsa.

Ia melaporkan tiga nama selaku pengendali bisnis investasi diduga bodong ini (TG Aceh) yaitu YUS selaku head leader, MUH bendahara, dan ZUL sebagai head marketing, serta NA marketing dan administrasi.

Laporan itu sesuai Surat Keterangan Tanda Bukti Lapor Nomor : BL/21/IV/2021/Reskrim, diterima a/n Kapolres Langsa Kasat Reskrim, dirandatangani piket Reskrim Bripka M Rani Hasibuan, pelapor Zulfazli AR bin Arbi MA, tanggal 6 April 2021. 

Baca juga: Kek Burhan Tertipu Puluhan Juta oleh Sindikat Penjual Madu Palsu di Aceh Timur, Begini Kronologisnya

Menurutnya, 2 dari 4 orang yang ia laporkan itu, yakni YUS dan ZUL sudah tidak berada lagi di tempat tinggalnya di daerah Langsa, bahkan nomor handphone juga sudah tidak aktif. 

Hanya MUH dan NA yang masih bisa hubungi dan ada di Langsa, namun mereka juga tidak mau bertanggung jawab atas persoalan itu. 

Baca juga: Polda Aceh Usut Dugaan Investasi Bodong Dinar Khalifah, Sedot Dana Hingga Rp 20 Miliar

"YUS dan ZUL sudah kita datangi ke rumahnya, namun mereka tidak ada lagi.

Bahkan nomor handphone keduanya sudah mereka matikan. Karena sudah tidak ada niat baik, maka mereka saya laporkan ke Polres Langsa," sebutnya.  

Korban menceritakan, awal mula sekitar bulan November 2019 korban diajak oleh NA dan ZUL serta MUH untuk bermain saham di TG Aceh, dengan keuntungan 10 kali lipat. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved