Berita Aceh Malaysia
Tokoh Aceh di Malaysia Datuk Mansyur Jalani Operasi Usus Buntu, Bukhari Ibrahim Mohon Doa dari Semua
Ketika menghubungi Serambinews.com, Bukhari mengaku baru pulang dari membezuk Datuk Mansyur di Hospital Sentosa Kuala Lumpur.
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
Mansyur diberi gelar Panglima Mahkota Wilayah oleh Agong Sultan Muhammad V, pada Hari Wilayah Persekutuan di Istana Negara Kuala Lumpur, 1 Februari 2017.
Sejak itu Mansur Usman berhak menyandang panggilan dan gelar Yang Berbahagia (YBHG) Datuk Haji Mansyur Bin Usman.
Pemberian gelar turut disaksikan Menteri Federal, Tengku Adnan Tengku Mansour.
Baca juga: Kisah Film Ottoman Bantu Kerajaan Aceh, Pria Turki Ini Penasaran Hingga Jatuh Cinta Pada Gadis Aceh
Baca juga: Intens Bantu Warga Aceh di Malaysia

Dikutip dari kbrikualalumpur.org, Mansyur Usman dikenal sebagai pebisnis asal Indonesia di Malaysia yang berhasil.
Dia adalah distributor perlengkapan kesehatan dan kecantikan PT Harapan Bunda Sdn BHD. Kantornya berdiri megah di Jalan Pahang sebelah Hospital Tawakal.
Outlet-outletnya juga tersebar pada sejumlah mall di Kuala Lumpur seperti Aeon, Giant dan sebagainya.
Gelar Datuk yang diperoleh H Mansyur ini tidak terlepas dari perannya selama 15 tahun menjadi sukarelawan di Jabatan Perdana Menteri dan sebagai Presiden Community Acheh Malaysia.

Mansyur selalu tampil peduli untuk membantu korban banjir di Kelantan, Johor, Kedah, Trengganu, dan bantuan anak-anak yatim di Malaysia.
Ia selalu mengajak semua paguyuban Indonesia ikut serta untuk mengulurkan bantuan tanda tanggung jawab moral bangsa Indonesia di Malaysia.
“Tanggung jawab itu sebagai mana wasiat Abuya Hamka. Di mana tanah dipijak di situ langit dijunjung,” kata Datuk Mansyur seperti dikutip dari kbrikualalumpur.org.(*)