Breaking News:

Sakit Hati Istri Minta Cerai, Ayah Rudapaksa Anak Tiri yang Masih SD Berulang Kali, Mengaku Khilaf

Diketahui alasan pelaku tega melakukan aksi bejatnya lantaran sakit hati dengan ucapan sang istri.

Editor: Faisal Zamzami
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pencabulan 

"Saya waktu itu khilaf," kilahnya di hadapan awak media termasuk SURYAMALANG.COM.

Tapi agaknya pengakuan itu sangat berseberangan dengan kelakuan bejat Mesianto.

Pasalnya, dia yang mengaku khilaf, ternyata sudah tiga kali merudapaksa anak tirinya yang masih berumur 12 tahun.

Setelah dicecar beberapa pertanyaan akhirnya terungkap ada motif sakit hati kepada ibu korban, sehingga Mesianto tega merudapaksa anak tirinya.

"Istri saya setiap hari minta cerai," ungkapnya.

Baca juga: Ganas! Pria Ini Diduga Minum Obat Kuat sebelum Rudapaksa Gadis SR hingga Alami Pendarahan Hebat

Baca juga: 8 Fakta Pria Beristri 5 Rudapaksa 4 Wanita di Pidie, Satu Korban Meninggal, Pelaku Dituntut 18 Tahun

Ia melanjutkan, dirinya yang belum genap setahun menikah dengan ibu korban ternyata hubungan rumah tangganya sering tidak harmonis.

Istrinya selalu marah ketika uang hasil dari menyadap nira kelapa selalu kurang untuk mencukupi biaya hidup sehari-hari.

Rupanya, saat pertengkaran terjadi Mesianto banyak menyimpan banyak rasa sakit hati terhadap istri.

Lebih-lebih istrinya selalu mengungkapkan niat ingin berpisah saat terjadi cekcok.

Entah setan apa yang merasukinya, ia pun mempunyai siasat licik membalas dendam itu dengan menjadikan anak tirinya sebagai sasaran nafsu birahi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved