Breaking News:

Sakit Hati Istri Minta Cerai, Ayah Rudapaksa Anak Tiri yang Masih SD Berulang Kali, Mengaku Khilaf

Diketahui alasan pelaku tega melakukan aksi bejatnya lantaran sakit hati dengan ucapan sang istri.

Editor: Faisal Zamzami
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pencabulan 

SERAMBINEWS.COM - Kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur terjadi di Lumajang, Jawa Timur.

Diketahui yang menjadi pelakunya pria bernama Mesianto (46).

Sedangkan korbannya adalah anak tiri korban.

Diketahui alasan pelaku tega melakukan aksi bejatnya lantaran sakit hati dengan ucapan sang istri.

Mesianto tak terima dengan ucapan istrinya yang setiap hari minta di ceraikan.

Bermula dari sinilah, Mesianto kemudian dendam dan melampiaskannya dengan cara menyetubuhi anak tirinya yang berstatus sebagai anak di bawah umur.

Tak tanggung-tanggung, Mesianto sudah menyetubuhi anak tirinya sebanyak tiga kali dan semuanya diakuinya sebagai tindakan khilaf.

Mesianto tercatat tinggal di Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.

Ia ditangkap Polres Lumajang lantaran bolak-balik merudapaksa anak tirinya yang masih siswi SD.

Ditemui di Polres Lumajang, Mesianto yang mengenakan baju tahanan berwarna oranye, berulang kali berdalih mengucap kata khilaf saat dihadirkan di hadapan awak media.

"Saya waktu itu khilaf," kilahnya di hadapan awak media termasuk SURYAMALANG.COM.

Tapi agaknya pengakuan itu sangat berseberangan dengan kelakuan bejat Mesianto.

Pasalnya, dia yang mengaku khilaf, ternyata sudah tiga kali merudapaksa anak tirinya yang masih berumur 12 tahun.

Setelah dicecar beberapa pertanyaan akhirnya terungkap ada motif sakit hati kepada ibu korban, sehingga Mesianto tega merudapaksa anak tirinya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved