Lembaga Keuangan Syariah
Pelayanan Bank Syariah Disorot, Ini Harapan Aktivis Santri Aceh
Sorotan terhadap pelayanan bank syariah ini juga mendapat perhatian dari aktivis santri Aceh, Teuku Zulkhairi.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Zaenal
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Akhir-akhir ini, masyarakat Aceh mengeluhkan dan mengkritisi pelayanan bank syariah yang beroperasi di Aceh.
Pantauan Serambinews.com dalam dua hari terakhir, keluhan terhadap pelayanan bank syariah ini diungkap warga melalui sejumlah postingan di Facebook maupun dalam grup-grup WhatsApp.
Ada dua layanan paling banyak mendapat sorotan, yaitu anjungan tunai mandiri (ATM) sering kosong uang dan pengiriman uang transfer online berstatus gagal, sementara biaya terpotong.
Ada juga kasus transfer sukses, tapi penerima mengaku belum menerima transferan alias uang belum masuk.
Sorotan terhadap pelayanan bank syariah ini juga mendapat perhatian dari aktivis santri Aceh, Teuku Zulkhairi.
Kepada Serambinews.com, Rabu (5/5/2021), Zulkhairi yang merupakan akademisi UIN Ar-Raniry membandingkan kenapa saat bank masih berstatus konvensional transaksi pada ATM tidak ada masalah, tapi ketika beralih ke sistem syariah, masalah malah muncul.
"Kalau ketika nasabah menggunakan bank konvensional urusan bisa mudah di ATM, lalu kenapa ketika bank konvensional berubah menjadi syari'ah urusan nasabah di ATM menjadi sulit?," kata Zulkhairi dalam nada bertanya.
Humas Rabitah Thaliban Aceh (RTA) ini mengaku heran dengan keadaan tersebut.
Pasalnya, kata Zulkhari, kedua sistem ATM itu, konvensional maupun syariah, diurus oleh manusia (pegawai bank).
"Lalu, kenapa yang satu mudah dan satunya lagi menjadi sulit (ketika berubah menjadi syari'ah), padahal sama-sama ditangani oleh manusia?," kata dia yang juga mengkritisi lewat postingan facebooknya.
Menurut Zulkhairi, itulah masalah yang dihadapi umat Islam di zaman ini.
Tidak mudah untuk kembali ke jalan Islam, banyak tantangan yang datang dari banyak sisi.
"Oleh sebab itulah kita perlu kritis kepada manusia. Karena manusia lah yang punya kerja yang urus ATM itu dan juga yang urus seluruh pelayanan di bank syari'ah," ujarnya.
Baca juga: Anggota DPRA Keluhkan Pelayanan Bank Syariah di Aceh, ATM Sering Kosong Uang dan Gagal Transfer
Baca juga: Gubernur Harap Bank Syariah Indonesia dan Bank Aceh Syariah Dapat Bersinergi
Jangan Salahkan Sistem Syariah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/teuku-zulkhairi-2.jpg)