Breaking News
Senin, 25 Mei 2026

Kupi Beungoh

Smart ASN untuk Layanan Publik Super Cepat, Secepat Google si Mesin Pencari

Untuk mengimbangi derasnya arus globalisasi tersebut, mau tidak mau Pemerintah memerlukan aparatur yang bisa bekerja super cepat

Tayang:
Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Handover
Mulyadi Nurdin, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pidie. 

Oleh: H. Mulyadi Nurdin, Lc, MH*)

INFORMASI, teknologi, globalisasi, atau apalah istilahnya, yang pasti kondisi sekarang semua bergerak dengan cepat dan masif.

Ketiga kata berakhiran i ini belakangan juga merambah ke pelayanan birokrasi.

Untuk mengimbangi derasnya arus globalisasi tersebut, mau tidak mau Pemerintah memerlukan aparatur yang bisa bekerja super cepat, secepat teknologi smart phone.

Seperti diketahui, era industri 4.0 menjadikan teknologi informasi sebagai leading sektor dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pemerintahan.

Penguasaan teknologi informasi menjadi sangat vital dalam menjalankan roda pemerintahan.

Untuk itu diperlukan ASN yang cerdas (Smart ASN) yang mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru dan teknologi.

Sejauh ini, Indonesia menduduki peringkat ke-77 dari 119 negara dalam Global Talent Competitiveness index, sehingga diperlukan langkah-langkah serius untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Sejalan dengan itu Presiden Joko Widodo meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memanfaatkan teknologi digital dalam membantu pekerjaannya.

"Di era pandemi sekarang ini adalah momentum, sebagian birokrasi harus kerja dari rumah. Mempercepat transformasi digital, menjadikan aparat birokrasi lebih adaptif dan lebih terampil memanfaatkan teknologi dengan mengedepankan inovasi dan kreativitas," ujar Jokowi dalam acara HUT Korpri ke-49, Ahad (29/11/2020) lalu.

Baca juga: THR dan Gaji ke-13 Aparatur Negara Tidak Dibayar Penuh, Ini Komponen yang Dipotong

Baca juga: WhatsApp Terapkan 5 Kebijakan Baru Setelah Lebaran 2021, Pengguna yang Menolak Bisa Kesulitan

Hal senada juga sering diutarakan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo, menurutnya setiap ASN dipaksa untuk adaptif terhadap teknologi agar kinerja pelayanan lebih cepat, akurat, dan efisien. Digitalisasi birokrasi untuk pelayanan yang optimal adalah hal yang tak bisa disanggah.

Profil Smart ASN, menurut MenPAN-RB, meliputi integritas, nasionalisme, profesionalisme, berwawasan global, menguasai informasi dan teknologi, bahasa asing, berjiwa hospitality, berjiwa entrepreneurship, serta memiliki jaringan luas.

Untuk itu perlu dilakukan beberapa langkah dalam rangka mewujudkan Smart ASN tersebut.

Baca juga: Terkait Polusi Debu, Kadis Perkim Pidie Ingatkan: Proyek Kotaku di Sigli Jangan Ganggu Warga

Meningkatkan SDM ASN

Dalam rangka menuju digital goverment diperlukan SDM ASN yang menjadi digital leader dalam menjalankan roda pemerintahan, sehingga semua layanan akan bergeser dari cara konvensional ke cara modern yang full digital.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved