Jumat, 10 April 2026

Kabar Buruk, Arab Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Haji 2021 dari Luar Negeri

Arab Saudi sedang mengkaji pertimbangan untuk melarang jemaah haji luar negeri untuk tahun kedua berturut-turut.

Editor: Amirullah
AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIA
Umat Muslim mengitari Kabah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat. (AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIA) 

SERAMBINEWS.COM - Ibadah haji tahun ini berpotensi tertutup untuk jemaah luar negeri, berikut penyebabnya.

Arab Saudi sedang mengkaji pertimbangan untuk melarang jemaah haji luar negeri untuk tahun kedua berturut-turut.

Hal tersebut tak lepas dari peningkatan kasus Covid-19 secara global dan potensi kemunculan varian virus baru.

Dikutip dari Reuters pada Rabu (5/5/2021), langkah tersebut kemungkinan bakal ditempuh dengan membatasi ziarah ke Mekkah.

“Sementara ada diskusi tentang kemungkinan larangan dilakukan, namun belum ada keputusan akhir apakah akan menerapkannya,” ujar sebuah sumber.

Sumber tersebut juga mengatakan, otoritas Saudi sempat berencana mengizinkan sejumlah jemaah haji yang sudah divaksin dari luar negeri.

Namun, karena adanya kebingungan mengenai jenis vaksin, kemanjurannya, dan kemunculan varian baru, mendorong para pejabat mengkaji kembali kebijakannya.

Baca juga: Demi Perawatan Awet Muda, Krisdayanti Bilang Suntik DNA Ikan Salmon Bukan Seharga Rp 1 Miliar

Baca juga: Dihukum Mati karena Kasus Sabu, Wanita Bireuen Ini Sering Menangis & Curhat di Lapas Perempuan Sigli

()Situasi di Mekkah, setelah Arab Saudi menangguhkan umrah dan melarang warga negara asing datang belum lama ini (AFP)

Seperti diketahui, infeksi Covid-19 masih meningkat di 35 negara secara global.

Tercatat ada 153.508.000 infeksi dan 3.351.000 kematian yang dilaporkan akibat varian baru virus corona.

India berada di peringkat teratas dunia dalam jumlah rata-rata harian kematian baru yang dilaporkan.

Tercatat satu dari setiap empat kematian yang dilaporkan di seluruh dunia setiap hari berasal dari India.

Kerumunan jutaan peziarah dari seluruh dunia dikhawatirkan berpotensi memicu kemunculan sarang penularan virus.

Pada Februari lalu, pemerintah Kerajaan Saudi memberlakukan larangan masuk dari 20 negara.

Namun, aturan itu tidak berlaku untuk diplomat, warga negara Saudi, praktisi medis, dan keluarga mereka, untuk membantu menghentikan penyebaran virus corona baru.

Baca juga: 7 Pria Nekat Cosplay Jadi Sayur Demi Bisa Mudik, Akhirnya Ketahuan Petugas

Baca juga: Punya Surat Antingen Tetap tidak Bisa Mudik ke Aceh Jaya, Hanya Kendaraan Ini Saja yang Diizinkan

Hingga kini, larangan yang masih berlaku mencakup orang-orang yang datang dari Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Inggris, Afrika Selatan, Perancis, Mesir, Lebanon, India, dan Pakistan.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved