Selasa, 5 Mei 2026

Luar Negeri

Cegah Kapitalisme, Kim Jong Un Larang Anak Muda Korea Utara Pakai Celana Ini, Sanksi Kerja Paksa

Dalam aturan baru tersebut, Kim Jong Un telah melarang penggunaan celana jeans ketat dalam upaya terbaru untuk mengontrol kaum muda.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
AFP/STR / KCNA VIA KNS
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berbicara pada hari pertama Kongres ke-8 Partai Pekerja Korea ( WPK) di Pyongyang, Rabu (6/1/2021). 

SERAMBINEWS.COM, PYOGYANG – Pemimpin diktator Korea Utara, Kim Jong Un mengeluarkan aturan baru soal berpakaian untuk generasi muda ngara itu.

Hal itu dilakukan Kim Jong Un untuk mencegah gaya hidup kapitalis yang dapat meruntuhkan budaya Korea Utara.

Dalam aturan baru tersebut, Kim Jong Un telah melarang penggunaan celana jeans ketat dalam upaya terbaru untuk mengontrol kaum muda.

Kim Jong In tak ingin rakyatnya terpengaruh oleh budaya barat yang mampu menghancurkan rezim kepimpinannya.

Mengutip dari The Sun, Rabu (19/5/2021) Jeans robek dan skinny, serta potongan rambut ‘aneh’, semuanya dipandang sebagai tanda "invasi gaya hidup kapitalistik".

Kim, yang diyakini semakin cemas akan digulingkan, sebelumnya telah memutuskan bahwa orang yang kedapatan menggunakan fashion ‘aneh’ harus dikirim ke kamp kerja paksa.

Baca juga: Kim Jong Un Kian Beringas, Tembak Mati Pejabatnya Gegara Proyek tak Selesai

Baca juga: Jenderalnya jadi Santapan Ikan Piranha, Kim Jong Un Kembali Eksekusi Mati Menteri Pendidikan

The Sun yang mengutip laporan media Korea Utara, The Rodong Sinmun, mengklaim bahwa Partai Buruh diam-diam telah mengeluarkan arahan bahwa mode atau barang-barang semacam itu harus dihindari dari penggunaan karena dapat merusak sifat kebangsaan.

“Sejarah memberi kita pelajaran penting bahwa sebuah negara bisa menjadi rentan dan akhirnya runtuh seperti tembok lembab terlepas dari kekuatan ekonomi dan pertahanannya jika kita tidak berpegang pada gaya hidup kita sendiri,” tulis media tersebut.

"Kita harus waspada terhadap gaya hidup kapitalis dan berjuang untuk menyingkirkannya," sambungnya.

Menurut Kantor Berita Yonhap , rezim Kim Jong Un telah memberlakukan hukuman yang lebih keras bagi mereka yang ditemukan memiliki video yang ambil di Korea Selatan.

Rambut dan tindikan yang diwarnai juga tidak dapat diterima dan akan mendapatkan hukuman keras.

Baca juga: Kisah 2.000 Wanita Simpanan Kim Jong Un, Ada Syarat Khusus Untuk Menjadi Penghibur Sang Diktator

Baca juga: Banyak Sapi Mati, Kim Jong Un akan Hukum Kerja Paksa Peternak Bila Hewan Ternaknya Mati

Kim Jong Un juga menekankan gaya rambut sederhana dan melarang gaya rambut yang 'non-sosialis'.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa Korea Utara telah mundur dari Kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 2022.

Langkah tersebut diumumkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Korea Utara telah memenangkan dua dari lima pertandingan mereka dan menempati urutan keempat di Grup H, yang didalamnya ada Turkmenistan, Korea Selatan, Lebanon, dan Sri Lanka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved