Berita Aceh Singkil
Setelah Idul Fitri, Warga Aceh Singkil Ramai-ramai Menikah
Pasca Idul Fitri 1442 Hijriah, warga Aceh Singkil, ramai-ramai melangsungkan akad nikah. Warga umumnya memilih menikah pascalebaran
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Setelah Idul Fitri 1442 Hijriah, warga Aceh Singkil, ramai-ramai melangsungkan akad nikah.
Warga umumnya memilih menikah pascalebaran, lantaran sanak saudara masih berkumpul.
Sejak layanan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan dibuka setelah libur bersama, Senin (17/5/2021) lalu tercatat ada 28 pasangan yang menikah.
"Berdasarkan laporan dari 10 KUA, angka pencatatan nikah pasca Idul Fitri atau Bulan Syawwal di Aceh Singkil ada 28 pasang," kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Singkil, H Saifuddin, SE, usai meninjau pelayanan di KUA bersama Kasi Bimas, Rabu (19/5/2021).
Baca juga: Cegah Covid-19, Pengelola Warung dan Café di Bireuen Diminta Tutup Pukul 24.00 WIB
Sementara itu sejak Januari sampai April menurut Saifuddin, tercatat sebanyak 344 peristiwa pencatatan nikah di Kabupaten Aceh Singkil.
Umumnya proses pelaksanaan akad nikah memilih di luar KUA.
Umpamanya di masjid, rumah dan tempat lainnya yang di pilih oleh calon pengantin. Namun ada juga yang melaksanakan KUA.
Terkait pelaksanan menikah di luar KUA, diimbau mematuhi protokol kesehatan. Mengingat pandemi Covid-19 masih terjadi.
Baca juga: Suami Istri Meninggal Berpelukan, Terjebak Api Saat Rumah Terbakar, Korban Ditemukan di Bawah Tangga
"Hasil pantauan kami proses pelayanan untuk masyarakat di KUA aktif melayani sejak hari pertama masuk kantor pasca libur Idul Fitri," ujar Saifuddin.
Selain periksa proses pelayanan, Saifuddin juga melihat KUA Kecamatan Singkil Utara yang tergenang banjir. Kantor tersebut merupakan langganan banjir, karena berada di dataran rendah.
Menanggulangi hal tersebut, Saifuddin mengatakan KUA Singkil Utara menjadi prioritas pembangunan tahun 2022. Apalagi lahannya sudah ada yang dibeli menggunakan anggaran Kemenag Pusat.
"Permohonan serta kelengkapan administrasi sudah sampai kepada Kanwil, mudah mudahan terakomodasi," harapnya.(*)
Baca juga: Bahas Hama Lalat, Dinas Pertanian Abdya dan Dandim Lakukan Pertemuan Dengan Pengelola Ayam