Breaking News:

Konflik Palestina Israel

Ternyata Israel Incar dan Target Bunuh Pemimpin Militer Hamas Muhammad Deif, Tapi Sering Gagal

Israel mencoba untuk membunuh pemimpin militer Hamas sejak 10 Mei selama serangan lanjutan terhadap Jalur Gaza, namun selalu gagal.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
Anadolu Agency
Juru bicara Brigade Ezzedine al-Qassam, Abu Obeida Muhammad Deif. (Mustafa Hassona - Anadolu Agency) 

SERAMBINEWS.COM - Israel mencoba untuk membunuh pemimpin militer Hamas sejak 10 Mei selama serangan lanjutan terhadap Jalur Gaza, namun selalu gagal.

Surat kabar The Times of Israel pada Selasa (18/5/2021) mengutip sumber intelijen Israel yang mengatakan tentara gagal membunuh Muhammad Deif, kepala Brigade Ezzeddin al-Qassam Hamas, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Menurut sumber itu, pembunuhan Deif adalah tujuan utama Israel selama serangan yang sedang berlangsung di Gaza.

Melansir dari Anadolu Agency, Rabu (19/5/2021) selama lebih dari 25 tahun, Deif telah dianggap sebagai salah satu tokoh Palestina paling dicari oleh Israel.

Deif selamat dari upaya pembunuhan Israel, dari tahun 2001, 2002, 2003, 2006 namun pada tahun 2014, istri bersama putrinya berusia 3 tahun dan putra yang masih balita tewas dalam sebuah upaya pembunuhan.

Baca juga: Gelar Doa Bersama untuk Palestina, Muzammil Ajak Warga Aceh tak Hanya Bantu Doa, Tapi Juga Berinfaq

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sedikitnya 217 warga Palestina tewas, termasuk 63 anak-anak dan 36 wanita, sementara 1.500 lainnya terluka dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak 10 Mei 2021.

Sebelumnya diberitakan Serambinews.com, Rabu (19/5/2021) Brigade Al Qassam, sayap militer gerakan militan Palestina Hamas yang beroperasi di Jalur Gaza telah menjadi momok menakutkan bagi zionis Israel.

Baru-baru ini Brigade Al Qassam menembakkan roketnya ke wilayah Israel yang menyebabkan kehancuran di wilayah itu kendati sebagiannya dapat ditangkis oleh istem pertahanan Iron Dome.

Serangan demi serangan yang dilancarkan Brigade Al Qassam telah memunculkan banyak pertanyataan bagi Israel, siapakah sosok sentral di balik serangan itu.

Brigade Al Qassam sebetulnya adalah para mujahidin terlatih yang siap jadi martir untuk mempertahankan Tanah Air dari penindasan Yahudi.

“Brigade Al Qassam melancarkan serangan rudal ke musuh di Yerusalem sebagai respons atas agresi terhadap kota suci, juga penganiayaan terhadap orang-orang kami di Sheikh Jarrah dan Masjid Al Aqsa," kata Juru Bicara Brigade Al Qassam, Abu Ubaida, dikutip dari laman web Brigade Al Qassam, Jumat 14 Mei 2021.

Baca juga: Bantu Palestina, Ketua DPRK Pidie Ajak Bupati Lancarkan Gerakan Sosial Libatkan ASN

Brigade Al Qassam atau lengkapnya Izzudin Al Qasam didirikan pada 1991.

Mula-mula dibentuk oleh Izz Ad Din (Izzudin) Al Qassam, seorang pendakwah di Palestina.

Pada 1930 dia mengorganisasi dan mendirikan Al Kaff Al Aswad (Black Hand), organisasi militan yang menentang zionisme dan pemerintaah Inggris-Prancis di Levant.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved