Film Tjoet Nja Dhien
Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid: Milenial Perlu Nonton Film Tjoet Nja' Dhien
Film Tjoet Nja' Dhien karya Eros Djarot ini memiliki pesan luar biasa dan generasi milenial perlu menontonnya.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEES COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengaku sudah nonton film Tjoet Nja' Dhien berkali-kali.
Ia mengatakan, film karya Eros Djarot ini memiliki pesan luar biasa dan generasi milenial perlu menontonnya.
"Ada semangat untuk terus berjuang dari sosok perempuan yang memimpin perjuangan melawan kolonial Belanda. Film ini adalah salah satu mahakarya film anak bangsa Indonesia. Generasi milenial perlu menonton film bermutu ini. Banyak pesan-pesan moral yang bisa dipetik dari film sejarah ini,” ungkap Hilmar Farid usai nobar yang digagas oleh The Atjeh Connection di Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (23/5/2021).
Pendiri The Atjeh, Amir Faisal Nek Muhammad menyatakan pada tahap awal nobar ini terbatas di Studio Premiere Plaza Senayan Jakarta. Dari kapasitas 60 kursi hanya untuk 20 penonton.
Selanjutnya, akan ada nobar dengan penonton milenial mewakili 34 provinsi, lintas etnik, agama dan sebagainya.
“Tjoet Nja Dhien adalah milik bersama bangsa Indonesia. Generasi milenial dapat memetik pelajaran dari narasi film ini untuk masa kekinian. Dari dialog-dialog dalam film ini selalu ada rasa optimis untuk bangkit,” ajak Amir Faisal.
Baca juga: VIDEO Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Peunayong Lempar Petugas Dengan Sayur dan Kayu
Baca juga: Uni Emirat Arab Siap Fasilitasi Perdamaian Palestina-Israel, OKI Serukan Solusi Dua Negara
Baca juga: AS Kembali Dukung Solusi Dua Negara, Satu-satunya Cara Akhiri Konflik Palestina-Israel
Christine Hakim aktor utama film Tjoet Nja Dhien yang hadir pada nobar ini mengucapkan terima kasih atas nobar film yang pertama diselenggarakan. Menurutnya, restorasi film ini sangat menguras energi dan waktu dan akhirnya bisa ditayangkan.
Ketika disinggung poster film ini tidak menampilkan wajah Tjoet Nja Dhien seperti poster 33 tahun lalu, Christine menjawab sengaja dengan poster terbaru.
“Di belakang gambar Pang Laot ada wajah samar yakni pengkhianat yang selalu ada di sepanjang masa dan kita harus waspadai,” jelas Christine Hakim.
Baca juga: Terbuai Rayuan Pacar, ABG Ini Rela Digauli hingga Hamil di Luar Nikah, Kini Nekat Gugurkan Kandungan
Baca juga: Polisi Israel Kawal 50 Anggota Kelompok Yahudi Kunjungi Jerusalem, Warga Palestina Dilarang Masuk
Penayangan perdana film ini pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei yang dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Film Tjoet Nja Dhien meraih 8 Piala Citra di Festival Film Indonesia (FFI) pada 1988 untuk Sutradara Terbaik (Erros Djarot), Pemeran Wanita Terbaik (Christine Hakim), Skenario Terbaik (Erros Djarot), Cerita Asli Terbaik (Erros Djarot), Tata Sinematografi Terbaik (George Kamarullah), Tata Artistik Terbaik (Benny Benhardi), dan Tata Musik Terbaik (Idris Sardi).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/atjeh-conncetion.jpg)