Breaking News:

GP Ansor Aceh Dukung Pembatalan Haji: Ini Demi Keselamatan Jiwa

Kita sangat berharap masyarakat bisa memahami bahwa keputusan yang diambil pemerintah merupakan kebijakan terbaik.

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Ketua PW GP Ansor Aceh, Azwar A Gani. 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBIBNEWS.COM, BANDA ACEH - PW GP Ansor Aceh menyatakan sangat mendukung keputusan pemerintah melalui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumnas yang membatalkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Organisasi yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) ini menilai, keputusan pembatalan itu menunjukkan bukti betapa pemerintah mendahulukan keselamatan jiwa di tengah pandemi Covid-19.

“PW GP Ansor Aceh sangat mendukung keputusan tersebut, terlebih dasarnya demi keselamatan jiwa,” kata Ketua PW GP Ansor Aceh, Azwar A Gani, dalam rilisnya kepada Serambinews.com.

”Kita mengetahui bahwa dalam syari'at Islam, menjaga jiwa merupakan salah satu dari lima maqashid syariah selain menjaga agama, akal, keturunan, dan harta,”

“Ini harus dijadikan sebagai dasar pertimbangan utama dalam penetapan hukum atau kebijakan oleh pemerintah agar terwujud kemaslahatan bagi orang banyak dan masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Baginda itu menyebutkan bahwa mencegah mafsadat harus lebih didahulukan daripada mengambil manfaat.

Baca juga: Masya Allah, Meski Sudah Ditunda Pemberangkatan 2 Tahun, Animo Warga Aceh Daftar Haji Tetap Tinggi

Baca juga: Masa Tunggu Haji Aceh Capai 30 Tahun

Baca juga: Qanun Haji dan Umrah Harus Segera Diimplementasikan

Ini berdasarkan kaidah fikih yang berbunyi ‘Dar’u al-mafâsid muqaddam[un] ‘alâ jalbi al-mashâlih (mencegah kerusakan lebih didahulukan ketimbang mengupayakan kemaslahatan).

"Seharusnya dilakukan dalam menghadapi kondisi merebaknya virus corona seperti saat ini, pembatasan aktivitas dalam bentuk berkumpulnya massa seperti ibadah haji menjadi langkah baik dalam menghentikan penyebaran virus yang sangat cepat,”

“Keputusan pemerintah ini sudah tepat dan harus kita sosialisasikan," lanjutnya Azwar yang juga mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh ini.

Baginda menyebutkan, informasi yang dihimpun dari berbagai kalangan menyebutkan, lebih dari 172 juta jiwa warga dunia sudah terinfeksi Covid-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3,7 juta meninggal dunia.

Di Indonesia hingga kini, sudah sebanyak 1,8 juta orang sudah terinfeksi Covid-19. Sementara total kasus baru harian bertahan di angka di atas 5.000.

"Kita sangat berharap masyarakat bisa memahami bahwa keputusan yang diambil pemerintah merupakan kebijakan terbaik untuk kemaslahatan umat, dan hendaknya bisa tabayun terhadap isu yang beredar yang menyudutkan pemerintah berkaitan dengan pembatalan ibadah haji," tegasnya.

Terakhir Ketua PW GP Ansor Aceh ini berharap kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tidak termakan isu hoaks dan upaya memecah belah umat yang selama ini gencar dilancarkan melalui media sosial.

"Era milenial seperti saat ini masyarakat harus cerdas dan tabayun dalam menyaring informasi di tengah perkembangan informasi teknologi," demikian Azwar A Gani.(*)

Baca juga: Dua Kereta Api Laga Kambing, 30 Orang Tewas dan Puluhan Penumpang Terjebak

Baca juga: Proses Migrasi Rekening Nasabah ke BSI Gratis, Begini Penjelasan Wakil Dirut BSI

Baca juga: VIDEO Viral Video Penangkapan Kapal Hantu di Perairan Muntok

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved