Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Tersandung Korupsi Bantuan Rumah, Eks Staf Ahli Bupati Aceh Singkil Divonis 1,2 Tahun Penjara

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Dahlan itu beragendakan pembacaan vonis. Terdakwa menghadiri sidang secara virtual dari Kantor Kejari Singkil

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
Dok Delfiandi
Terdakwa kasus korupsi bantuan rumah tidak layak huni mengikuti sidang secara virtual dari kantor Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Senin (7/6/2021) sore. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh menggelar sidang kasus korupsi bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Aceh Singkil, Senin (7/6/2021) sore. 

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Dahlan itu beragendakan pembacaan putusan. 

Para terdakwa menghadiri sidang secara virtual dari kantor Kejaksaan Negeri Aceh Singkil.

Terdakwanya masing-masing adalah, Jaruddin (JD), jabatan terakhir sebelum diberhentikan karena tersandung kasus korupsi adalah Staf Ahli Bupati Aceh Singkil.

Akan tetapi, kasus korupsi yang membawanya ke kursi pesakitan terjadi ketika ia menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Aceh Singkil pada tahun 2016 lalu.

Baca juga: Arab Saudi Mudahkan Warganya Berliburan, Melalui Aplikasi Tripper, Seluruh Kebutuhan Tersedia

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Secara Massal di Lhokseumawe Berakhir, Ini Jumlah Warga yang Sudah Disuntik

Baca juga: GP Ansor Aceh Dukung Pembatalan Haji: Ini Demi Keselamatan Jiwa

Dua terdakwa lainnya yakni, Teuku Rahmadi (TR) selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Rahmad Syah (RS) selaku bendahara. 

Dalam putusannya, majelis hakim memvonis 1,2 tahun penjara kepada terdakwa JD. Putusan itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa dengan hukuman 1,9 tahun penjara. 

Sedangkan TR dan RS, masing-masing divonis 2 tahun penjara. Vonis tersebut lebih berat dari tuntutan jaksa 1,3 tahun penjara. 

Atas putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Alfian menyatakan pikir-pikir.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved