Breaking News:

Berita Kutaraja

Bahas Soal Penundaan Haji, Kemenag Kumpulkan Seksi Haji Se-Aceh

Kegiatan ini dalam rangka menyamakan persepsi antara Bidang PHU dan Seksi PHU Kemenag kabupaten/kota terkait pembatalan haji 2021.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, Dr H Iqbal, SAg, MAg didampingi Kepala Bidang PHU Kemenag Aceh, Drs H Arijal, MSi menjadi pembicara utama pada kegiatan 'Ngobrol Cerita Haji (Ngoceh)' bersama perwakilan Seksi PHU Kemenag kabupaten/kota se-Aceh di D'energy Cafe Lamsayeun, Aceh Besar, Rabu (9/6/2021). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh melalui Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar kegiatan ‘Ngobrol Cerita Haji (Ngoceh)’ bersama perwakilan Seksi PHU Kemenag kabupaten/kota se-Aceh di D'energy Cafe Lamsayeun, Aceh Besar, Rabu (9/6/2021).

Kegiatan ini dalam rangka menyamakan persepsi antara Bidang PHU dan Seksi PHU Kemenag kabupaten/kota terkait pembatalan haji 2021.

Serta menyangkut dengan sosialisasi Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tentang Pembatalan Keberangkatan Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M.

Dalam kegiatan itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, Dr H Iqbal, SAg, MAg menjadi pembicara utama bersama Kepala Bidang PHU Kemenag Aceh, Drs H Arijal, MSi.

Iqbal dalam kesempatan itu mengatakan, pembatalan keberangkatan haji 2021 diputuskan setelah melalui pembahasan dan kajian yang mendalam.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Langsa Tersisa 22 Orang, Dirawat di RSUD Langsa 4 Orang, PDP juga Turun

Baca juga: Pembunuh Wanita Sopir Grab Asal Medan Diduga Lebih dari 1 Orang, Tiga Polres Lakukan Penyelidikan

Baca juga: Daerah Zona Merah Stop Belajar Tatap Muka, Satgas Sekolah Wajib Pantau Perkembangan Covid-19

Pembahasan ini melibatkan Kementerian Agama dengan lembaga terkait termasuk DPR RI, dan Pemerintah Arab Saudi melalui Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia.

"Di samping alasan Covid-19 yang meningkat, Pemerintah Arab Saudi juga tidak memberikan kuota berapa jamaah yang diberangkatkan, termasuk Indonesia," ujarnya.

Menurut pertimbangan dari Pemerintah Indonesia, tambahnya, kesehatan jamaah itu lebih penting dibanding yang lain.

“Tidak ada jaminan jamaah yang berangkat tidak teridentifikasi Covid-19,” ujar Kakanwil Kemenag Aceh.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved