Breaking News:

Uji Kompetensi Jurnalis di Banda Aceh, Dewan Pers: Banyak Persoalan Terkait Etika

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) bekerjasama dengan Dewan Pers melaksanakan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ)

Penulis: Syamsul Azman
Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN
Pembukaan Uji Kompetensi Jurnalis di Banda Aceh, Kamis (10/6/2021) 

Laporan Syamsul Azman | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) bekerja sama dengan Dewan Pers melaksanakan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) di Banda Aceh.

Kegiatan ini berlangsung dua hari di hotel yang berlokasi di Simpang Lima Banda Aceh, Kamis s/d Jumat (10-11/6/2021). 

Wakil Ketua Dewan Pers Arief Zulkifli, yang membuka kegiatan itu menyebut banyaknya pengaduan kepada Dewan Pers berkaitan dengan persoalan etika. 

“Kalau kita patuhi etika, tidak ada persoalan pers,” kata Arief Zulkifli seperti dikutip siaran pers yang diterima Serambinews.com, Kamis (10/6/2021). 

Menurut Arief, sebanyak 95% pengaduan yang masuk ke Dewan Pers, terkait masalah etika.

“Usia kebebasan pers di Indonesia belum panjang,” tambahnya. 

Baca juga: Dewan Pers Kembali Lakukan Uji Kompetensi Wartawan di 34 Provinsi

Baca juga: Selama 2020, Dewan Pers Terima 800 Aduan Masyarakat, Umumnya Pemberitaan di Media Online

Baca juga: Ini Pendapat Dewan Pers Terkait Video Kursi Kosong Mata Najwa edisi Menanti Terawan

Karenanya, kata Arief Zulkifli, uji kompetensi menjadi penting, termasuk bagi jurnalis televisi, di tengah banyak bermunculan media saat ini.

Uji kompetensi mengukur kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan para jurnalis.

“Uji kompetensi mengukur pada titik apa kita berada,” katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved