Breaking News:

Berita Aceh Besar

Tak Berhijab di Tempat Umum, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali Tegur Utusan Kemenkes RI

"Mohon maaf Ibu, kita di Aceh dan Aceh Besar khususnya bagi wanita di tempat umum harus menggunakan hijab," kata Mawardi Ali menegur utusan Kemenkes.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali berbincang-bincang dengan utusan Kemenkes RI di Gedung Dekranasda, kawasan Gani, Aceh Besar, Rabu (16/6/2021). 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali sempat jadi buah bibir saat meminta agar pramugari maskapai penerbangan untuk menggunakan hijab saat mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang yang masuk daerahnya.

Ternyata konsistensi Mawardi Ali soal hijab ini masih sangat terjaga sampai sekarang.

Hal ini terbukti saat Bupati Aceh Besar ini mengingatkan salah seorang utusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI saat pertemuan membahas soal kesehatan di Gedung Dekranasda, kawasan Gani,  Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (16/6/2021).

"Mohon maaf Ibu, kita di Aceh dan Aceh Besar khususnya bagi wanita di tempat umum harus menggunakan hijab," kata Mawardi Ali menegur utusan Kemenkes itu seperti disampaikan dalam rilis kepada Serambinews.com, Rabu (16/6/2021).

Pada kesempatan itu, Mawardi Ali meminta agar setelah pertemuan tersebut, utusan Kemenkes itu bisa menggunakan hijab.

Baca juga: Pengendara Vario yang Ditabrak dari Belakang Luka Parah, Dirawat di RSUD Langsa, Begini Kondisinya

Baca juga: Innalillah, Satu Warga Aceh Barat Kembali Meninggal Akibat Covid-19, Kasus Positif Bertambah 8 Orang

Baca juga: Aceh Besar Tuntaskan Pembayaran Gaji 13 ASN, Kucurkan Anggaran Sebesar Rp 28 Miliar

Pasalnya, utusan pusat tersebut akan melakukan tugas asesment kesehatan masyarakat terkait eliminasi penyakit malaria di Aceh Besar, selama tiga hari.

Menanggapi teguran Bupati, utusan Kemenkes RI tersebut meminta maaf atas kekhilafannya karena tidak mengetahui soal itu.

"Mohon maaf Bapak, saya belum tahu dan belum ada yang beri tahu sebelum Bapak Bupati sendiri," ucapnya minta maaf.

Seperti diketahui, sosok Bupati Mawardi Ali memang sangat viral saat itu sehingga dijuluki sebagai ‘Bupati Pramugari’.

Sebabnya, Mawardi Ali kala itu mengeluarkan instruksi wajib menggunakan hijab bagi pramugari maskapai yang mendarat di BandaraInternasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar sebagai bentuk menghormati pelaksanaan syariat Islam.

Baca juga: Kankemenag Serahkan Rp 30 Juta untuk Palestina, Akan Dibangun Sumur Bor Atas Nama Masyarakat Langsa

Baca juga: Data Akumulatif Covid-19 Aceh, 17.697 Orang Positif Corona, 697 Pasien Meninggal Dunia

Baca juga: Suami Istri Adalah Muhrim, Apakah Batal Wudhunya Jika Bersentuhan Kulit? Simak Kata UAS & Buya Yahya

Instruksi yang dikeluarkan pada awal tahun 2018 tersebut juga akhirnya membuat presenter televisi nasional CNN Indonesia, Indra Maulana berdebat dengan Bupati Aceh Besar.

Perdebatan yang sempat menjadi perhatian netizen lewat media sosial tersebut akhirnya putus saat Bupati Mawardi Ali mengatakan presenter itu susah sekali mengerti kewenangan Aceh sebagai daerah khusus penerapan syariat Islam.

Hingga slogan ‘adinda susah kali ngertinya’ sempat menjadi trending di berbagai platform medis sosial atau medsos saat itu.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved