Internasional
Utusan PBB untuk Yaman Lapor DK PBB, Oman Berpeluang Akhiri Konflik Yaman
Utusan PBB untuk Yaman, Martin Griffiths melapork kepada Dewan Keamanan (DK) PBB di New York, AS pada Selasa (15/6/2021).
SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Utusan PBB untuk Yaman, Martin Griffiths melapork kepada Dewan Keamanan (DK) PBB di New York, AS pada Selasa (15/6/2021).
Dia mengaku telah tiga tahun mencoba menengahi mengakhiri konflik Yaman, negara di Semenanjung Arab.
Tetapi, para pihak belum mengatasi perbedaan mereka.
"Saya sangat, sangat berharap ... upaya yang dilakukan oleh Kesultanan Oman, serta yang lainnya," harapnya.
Baca juga: Utusan AS untuk Yaman Kutuk Serangan Brutal Milisi Houthi Terhadap Warga Sipil
Baca juga: Arab Saudi Tingkatkan Bantuan Pangan ke Yaman, Atasi Krisis Pangan Akut
"Tetapi khususnya Kesultanan Oman, setelah kunjungan saya ke Sanaa dan Riyadh, akan membuahkan hasil," kata Griffiths kepada 15 anggota DK PBB selama pengarahan terakhirnya.
Dilansir Reuters, Griffiths akan menjadi kepala bantuan PBB bulan depan.
Delegasi Oman mengunjungi ibukota Yaman, Sanaa pekan lalu.
Kemudian, bertemu dengan pemimpin kelompok Houthi, Abdulmalik Al-Houthi.
Oman baru-baru ini meningkatkan upaya untuk mendukung diplomasi ulang-alik PBB.
"Pria, wanita, dan anak-anak Yaman menderita setiap hari," ungkap Griffiths.
Dia menjelaskan orang-orang yang berkuasa di Sanaa telah melewatkan kesempatan yang diberikan kepada mereka.
Disebutkan, berupa konsesi yang diperlukan untuk mengakhiri perang.
Baca juga: Milisi Houthi Keras Kepala, Adili Model Cantik Yaman, Tolak Pembebasannya
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres belum menunjuk pengganti Griffiths.
Tetapi beberapa diplomat mengatakan calon terdepan adalah duta besar Uni Eropa untuk Yaman, Hans Grundberg.
Atau mantan diplomat Inggris dan mantan utusan PBB untuk Somalia, Nicholas Kay.
Pilihan Gutterres sebagai pengganti Griffiths harus disetujui oleh DK PBB yang beranggotakan 15 negara.(*)