Selasa, 14 April 2026

Berita Banda Aceh

Pemerintah Aceh Jelaskan Persoalan Kapal Aceh Hebat Hingga Jalan Multi Years kepada Mahasiswa

Antara lain meliputi program pengadaan Kapal Aceh Hebat, proyek jalan multi years hingga isolasi mandiri yang dijalani Gubernur Aceh.

Penulis: Subur Dani | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, Muhammad MTA, menjelaskan informasi seputaran Pemerintah Aceh yang dipertanyakan oleh mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) dalam diskusi virtual digelar BEM USK Banda Aceh, Rabu (7/7/2021) 

Antara lain meliputi program pengadaan Kapal Aceh Hebat, proyek jalan multi years hingga isolasi mandiri yang dijalani Gubernur Aceh.

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Juru Bicaranya, Muhammad MTA, menjelaskan informasi seputaran Pemerintah Aceh yang dipertanyakan oleh mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK).

Antara lain meliputi program pengadaan Kapal Aceh Hebat, proyek jalan multi years hingga isolasi mandiri yang dijalani Gubernur Aceh.

Penjelasan yang disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh itu berlangsung dalam diskusi yang digelar secara virtual oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu (7/7/2021).

Muhammad MTA mengatakan, pelaksanaan 14 ruas jalan tembus di beberapa wilayah di Aceh dengan menggunakan skema anggaran multi years pada dasarnya telah melalui kesepakatan antara Pemerintah Aceh dan DPR Aceh periode 2014-2019.

Namun pada periode selanjutnya, seiring pergantian anggota dewan, pihak DPRA meminta pelaksanaan proyek tersebut dibahas kembali. Hal inilah yang menimbulkan polemik.

Baca juga: Tinjau Kapal Aceh Hebat 3, Gubernur Aceh: Saya Difitnah Macam-macam, Dibilanglah Kapal Bekas

Baca juga: Pema UTU Dukung KPK Ungkap Skandal Kapal Aceh Hebat dan Proyek MYC di Aceh

Baca juga: Kapal Aceh Hebat, Memutus Kesenjangan Antar Wilayah Kepulauan di Aceh

MTA mengatakan, pelaksanaan proyek jalan tembus tersebut sesuai dengan visi Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, yakni membuka akses yang lebih baik untuk wilayah yang selama ini terisolasir.

"Dalam melaksanakan proyek jalan multi years ini, sejak perencanaan, tender, sampai dengan MC-O proyek dijalankan, Pemerintah Aceh menggandeng BPKP.

Guna melakukan Probity Audit, sehingga  pelaksanaan berjalan transparan dan tidak terjadi kecurangan," kata Muhammad MTA.

Dia menegaskan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP Aceh melakukan probity audit dalam mengawal pelaksanaan proyek jalan multi years itu.

Artinya, penilaian dan pengawasan yang dilakukan itu benar-benar ketat agar proses pengadaan barang/jasa dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan prinsip penegakan integristas, kebenaran, dan kejujuran dan memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Soal Kapal Aceh Hebat

MTA juga menjawab pertanyaan mahasiswa terkait Kapal Aceh Hebat.

Juru Bicara Pemerintah Aceh itu menegaskan  jika komponen kapal tersebut bukan barang bekas.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved