Sabtu, 11 April 2026

Kajian Islam

Pentingnya Berdzikir dan Bersyukur kepada Allah, Ustadz Faizal: Kita Punya Allah Sebagai Sandaran

Betapa pentingnya berdzikir dan bersyukur kepada Allah SWT, agar menjadikan seorang hamba menjadi lebih damai, baik perasaan dan cara bersikap.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN
Ustadz Ir Faizal Ardiansyah, MSc 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Betapa pentingnya berdzikir dan bersyukur kepada Allah SWT, agar menjadikan seorang hamba menjadi lebih damai, baik perasaan dan cara bersikap.

Apalagi dengan kondisi bangsa, kondisi bumi yang semakin hari semakin menjadi-jadi.

Dari keadaan ekonomi sampai pada pandemi.

Sehingga  hanya dengan berdzikir dan bersyukur kepada Allah, bisa menjadikan seorang hamba lebih tenteram menghadapi permasalahan yang kian kompleks di muka bumi.

Hal demikian disampaikan khatib di Masjid Haji Keuchik Leumiek (HKL) Banda Aceh, Jumat (9/7/2021), yakni Ustadz Ir Faizal Ardiansyah, MSc.

Dari atas mimbar, Ustadz Faizal Ardiansyah, menyampaikan beberapa perkara mengenai kondisi negeri, mengenai kiat agar Muslim kuat menghadapi berbagai cobaan semasa hidup.

Baca juga: Khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek, Khatib: Kerjakan Kemungkaran Maka Balasannya Kejahatan

Cara paling dasar untuk menghadapi berbagai cobaan adalah dengan berdzikir dan bersyukur, bahkan dua sikap demikian menjadi landasan bagi orang beragama.

“Berdzikir dan bersyukur, hal ini disampaikan Allah yakni ingatlah kepada Allah maka Allah ingat kepada hamba. Berdzikir bersyukur penting dalam hidup, bahkan menjadi landasan bagi orang beragama,” sebutnya dari mimbar.

“Apalagi saat ini, kekhwatiran, kecemasan, meliputi setiap manusia. Banyak tekanan, apalagi saat Covid, kita punya Allah SWT, punya sandaran dan harus yakin kepada Allah,” tambahnya.

Baca juga: Khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek, Khatib: Jika Ingat Allah, Maka Allah akan Ingat Kita

Ingat Allah SWT Jadi Tenang

Mengingat kepada Allah SWT menjadikan hati seorang hamba lebih tenang, karena hanya Allah yang bisa mengendalikan perasaan manusia. Mudah bagi Allah menjadikan hati seorang hamba yang gundah menjadi tentram.

Sehingga, tidak ada cara lain untuk mendapatkan ketenangan dalam hidup, saat dilanda musibah, maupun berbagai perkara lainnya, hanya dengan mengingat Allah, adalah obat dari kegundahan hati.

Ingat kepada Allah, maka menjadi tenang, hanya Allah bisa menjadikan hati lebih tenang. Semua milik Allah, sehingga mengingat-Nya akan menjadikan lebih tenang,” ucapnya.

Baca juga: Khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek, Tgk Yasir: Bagaimana Jika Aceh Seperti Palestina?

Berdzikir

Dzikir bukan hanya dilakukan sesudah melaksanakan shalat, lebih dari itu dzikir bisa dilakukan dengan beberapa keadaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved