Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Kasus Covid-19 Tinggi, Diklat Keterampilan Bagi Pencari Kerja di Aceh Tengah Terapkan Protkes Ketat 

Penjelasan ini untuk menanggapi pelaksanaan pelatihan di tengah kondisi tingginya kasus Covid-19 di daerah itu, selama beberapa pekan terakhir.

Penulis: Mahyadi | Editor: Saifullah
Foto Dok Humas Pemkab Aceh Tengah
Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar menyerahkan peralatan pelatihan kepada seorang peserta diklat keterampilan bagi pencari kerja di BLK Blang Bebangka, Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (5/7/2021). 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) keterampilan bagi para pencari kerja yang diselenggarakan di Kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, tetap berlanjut dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Kadistransnaker) Kabupaten Aceh Tengah, Kausarsyah, Selasa (13/7/2021).

Penjelasan ini untuk menanggapi pelaksanaan pelatihan di tengah kondisi tingginya kasus Covid-19 di daerah itu, selama beberapa pekan terakhir.

“Agar pelatihan bisa berjalan, kami menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Penerapan ini sebagai bentuk dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Kausarsyah.

“Protkes bagi peserta yang mengikuti pelatihan memang sudah menjadi perhatian utama selama diklat berlangsung,” tukas Kausarsyah.

Adapun bentuk Protkes selama Diklat berlangsung, lanjut Kausarsyah, para ASN serta instruktur dari Distransnaker harus telah divaksin tahap 1.

Baca juga: Target Cetak Pengusaha Muda, Pemkab Aceh Jaya Gelar Diklat

Baca juga: 62 Guru di Pidie Lulus Diklat Calon Kepala Sekolah, 2 Orang Mengundurkan Diri

Baca juga: Disnakertrans Aceh Besar Gelar Diklat Ketrampilan Bagi Pencari Kerja

Begitu juga dengan para peserta harus terlebih dulu harus mengikuti vaksinasi Covid-19. Selanjutnya, dilakukan disinfektan.

“Untuk disinfektan, sasarannya di ruang belajar maupun di ruang praktik. Disinfektan akan dilaksanakan seminggu sekali selama pelatihan berlangsung,” terang dia.

“Ada juga pengukuran suhu tubuh, penyediaan tempat cuci tangan, mengatur jarak duduk antara peserta, serta wajib mengenakan masker,” sebutnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved