Breaking News:

Kajian Islam

Hukum Suami Samakan Istri dengan Ibu Kandung, Apakah Zihar? Begini Ulasan Buya Yahya

Suami bertutur kata kepada istri, samakan istri dengan ibu kandungnya, apakah ungkapan menyamakan istri dengan ibu kandung termasuk zihar? 

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
INSTAGRAM @buyayahya_albahjah
BUYA YAHYA 

SERAMBINEWS.COM - Suami bertutur kata kepada istri, samakan istri dengan ibu kandungnya, apakah ungkapan menyamakan istri dengan ibu kandung termasuk zihar

Pertanyaan terkait menyamakan istri dengan ibu, dijawab oleh Buya Yahya Al-Bahjah yakni pengasuh LPD Al-Bahjah. 

Ulasan mengenai samakan istri dengan ibu kandung diunggah pada Instagram @buyayahya_albahjah, Sabtu (24/7/2021).

"Suami Menyamakan Istri dengan Ibunya, Apakah Termasuk Zihar? - Buya Yahya M

Suami menyamakan wajah istri dengan wajah ibunya dengan niatan untuk memuji. Apakah termasuk zihar?," demikian tertulis pada postingan. 

Baca juga: Hukum Jual Daging Kurban, Buya Yahya: Haram Sebelum Dibagikan

Baca juga: Pendapat Buya Yahya tentang Vaksinasi Bagian Jihad: Zahirnya Vaksin Penting untuk Hindari Penyakit

Haram Menyamakan Fisik 

Buya Yahya mengatakan, sesuai kesepakatan ulama haram menyamakan jasad dengan jasad, atau bahasa mudahnya menyamakan fisik istri dengan fisik ibu. 

Menyamakan jemari istri dengan jemari ibu, jika yang dimaksudkan adalah menyamakan fisik, maka jatuh dalam kategori zihar

"Yang sudah disepakati, ketika menyamakan antara jasad dengan jasad misalnya jemarimu seperti jemari ibuku, kalau jelas fisik yang dimaksud, maka itu adalah zihar," terang Buya. 

Baca juga: Bolehkah Saham Jadi Mahar Pernikahan? Ini Penjelasan Buya Yahya

Kecuali Dari Segi Sikap

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved