Breaking News:

kajian Islam

Bolehkah Saham Jadi Mahar Pernikahan? Ini Penjelasan Buya Yahya

Dikatakan Buya Yahya, bahwa syarat mahar adalah sesuatu yang memiliki nilai. Meskipun itu hanya sebuah cincin yang terbuat dari besi, seperti yang di

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Zaenal
YOUTUBE/AL-BAHJAH TV
Harga Saham Nilainya Selalu Naik Turun, Bolehkah Jadi Mahar Pernikahan? Ini Penjelasan Buya Yahya. (YouTube/Al-Bahjah TV) 

SERAMBINEWS.COM - Belakangan ini banyak generasi millenial yang menjadikan saham sebagai mahar untuk pernikahannya.

Namun muncul pertanyaan, bolehkah saham jadi mahar pernikahan?

Simak jawaban Buya Yahya dalam artikel di bawah ini.

Dalam ajaran Islam, mahar merupakan suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang pria untuk menikahi wanita calon pasangannya.

Kewajiban memberikan mahar ini juga tertuang dalam Alquran Surah A-Nisa' ayat 4 yang berbunyi:

وَآتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً ۚ فَإِنْ طِبْنَ لَكُمْ عَنْ شَيْءٍ مِنْهُ نَفْسًا فَكُلُوهُ هَنِيئًا مَرِيئًا

Artinya:

"Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya,"

Biasanya, pemberian mahar oleh calon suami pada calon istrinya berupa uang tunai, logam perhiasan atau logam mulia.

Kini seiring perkembangan zaman dengan berbagai alasan, bentuknya pun kian beragam,

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved