Breaking News:

Berita Aceh Jaya

GeRAK Akan Surati Komisi III DPR RI dan Kapolri Lapor Kasus Galian C Ilegal di Aceh Jaya

Gerakan Anti Korupsi (GerAK) Aceh Barat akan menyurati Komisi III DPR RI dan Kapolri terkait permasalahan galian C ilegal di Kabupaten Aceh Jaya.

Penulis: Riski Bintang | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/RISKI BINTANG
Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edy Syahputra mendukung penertiban galian C dan tambang ilegal di Aceh Jaya. 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Gerakan Anti Korupsi (GerAK) Aceh Barat akan menyurati Komisi III DPR RI dan Kapolri terkait permasalahan galian C ilegal di Kabupaten Aceh Jaya.

Hal itu disampaikan Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edy Syahputra kepada Serambinews.com, Selasa (27/7/2021).

Menurutnya, langkah tersebut diambil setelah mendalami dan mempelajari kasus dan penanganan galian C ilegal di Kabupaten Aceh Jaya.

Dalam kasus baru-baru ini, GeRAK Aceh Barat menduga adanya dugaan keterlibatan oknum aparat atau pihak tertentu yang menikmati aliran dana tersebut.

Oknum tersebut diduga menjadi backing untuk melindungi proses kegiatan penambangan galian C secara ilegal yang berada di Gampong Lhok Buya dan Gampong Lhok Timon. 

"Proses penegakan hukum ini juga harus dilakukan secara terbuka agar diketahui siapa cukong atau mereka yang menjadi pemback-up atas kegiatan tambang illegal tersebut," ungkapnya.

Baca juga: GeRAK Minta Pelaku dan Backing Galian C Ilegal Ditangkap, DPRK Didesak Lapor ke Polda

Baca juga: Terkait Penyegelan Lokasi Galian C Ilegal di Aceh Jaya, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Baca juga: Polda Aceh Ringkus Delapan Tersangka, Kasus Eksplorasi Galian C Ilegal di Lhokseumawe

“Bahwa kami menduga adanya proses tindak pidana pencucian barang tambang yang tidak memiliki izin dan kemudian mengarah kepada perbuatan pencucian uang atau money laundrying,” urai dia.

“Di mana uang yang dihasilkan adalah berasal dari kejahatan illegal mining yang terus berlangsung saat ini di Kabupaten Aceh Jaya,” paparnya.

"Kami juga meminta untuk dilakukan penyelidikan atas bahan bakar yang dipergunakan untuk alat berat (beko) yang diduga dipergunakan dalam proses aktivitas galian C tersebut," tandasnya.

Edy Syahputra menambahkan, jika pihaknya juga menyesalkan pernyataan Kabag Ops Polres Aceh Jaya yang mengaku tidak dapat mengambil tindakan terhadap aktivitas galian C ilegal tersebut. 

"Atas dasar ini, kami akan segera menyurati Kapolri, Kompolnas, Komisi III DPR RI, dan juga Kapolda Aceh,” papar dia.

“Kami menyayangkan, bagaimana mungkin pihak Polres Aceh Jaya tidak dapat melakukan penangkapan," tukas Edy Syahputra.

Baca juga: Galian C Ilegal Marak di Keumala

Baca juga: Polisi Usut Dugaan Tambang Galian C Ilegal, Sudah Panggil 9 Pemilik dan Periksa Keabsahan Dokumen

Baca juga: Pemko Lhokseumawe akan Tertibkan Galian C Ilegal, Berpotensi Rusak Lingkungan

"Namun fakta di lapangan sudah terjadinya aktivitas galian C ilegal dengan turut serta dilakukan penyegelan terhadap alat berat (beko) oleh pihak Pemkab Aceh Jaya," tandasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved