Breaking News:

Berita Gayo Lues

Anggota Dewan Blokir Jalan Blangkejeren-Kutacane di Kawasan Bukit Cinta, Dipicu Permasalahan Tanah

Penutupan atau pemblokiran ruas jalan nasional tersebut dilakukan pemilik tanah yang merupakan anggota DPRK Gayo Lues bersama warga, Rabu (28/7/2021).

Penulis: Rasidan | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Pemilik tanah memblokir dan menutup Jalan Nasional Blangkejeren-Kutacane di kawasan Bukit Cinta, Kabupaten Gayo Lues (Galus), Rabu (28/7/2021). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN - Pemilik tanah bersama sejumlah warga di Desa Pengalangan, kawasan Bukit Cinta, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues (Galus), kembali menutup atau memblokir ruas jalan penghubung Blangkejeren menuju Kutacane Aceh Tenggara (Agara).

Penutupan atau pemblokiran ruas jalan nasional tersebut dilakukan pemilik tanah yang merupakan anggota DPRK Gayo Lues bersama warga pada Rabu (28/7/2021).

Hal itu sebagai bentuk protes terhadap pemerintah dan instansi terkait yang selama ini tak kunjung menyelesaikan permasalahan tanah pribadi milik anggota dewan tersebut.

Tanah pribadi anggota dewan itu telah dipakai dan digunakan sebagai jalan alternatif penghubung Blangkejeren menuju Kutacane, dalam beberapa tahun terakhir ini.

Tanah itu dipakai atau digunakan sebagai ruas jalan alternatif, lantaran badan jalan nasional di kawasan Bukit Cinta telah amblas puluhan meter.

Sebagai jalan alternatif, dimanfaatkan tanah pribadi milik anggota DPRK yang lokasinya persis berada di depan rumah anggota dewan itu.

Baca juga: Warga Setia Abdya Blokir Jalan Nasional, Arus Lalu Lintas Macet Hingga 1 Kilometer, Ini Penyebabnya 

Baca juga: Warga Sempat Blokir Jalan yang Dipenuhi Sampah, DPRK Lhokseumawe: DLK tak Becus 

Baca juga: Warga Blokir Jalan yang Dipenuhi Sampah, Begini Respon Sekdako Lhokseumawe

Amatan Serambinews.com, di lokasi pemblokiran jalan itu, selain pemilik tanah dan warga, terlihat ada beberapa anggota TNI serta personel polisi dari Polres Galus.

Namun aparat tersebut tidak bisa berbuat banyak, meski aksi blokir jalan itu menyebabkan terjadinya antrean panjang kendaraan roda empat dan roda enam.

Pemilik tanah, Jafar alias Ama Uwe kepada Serambinews.com, Rabu (28/7/2021), mengatakan, badan jalan Blangkejeren menuju Kutacane yang berada persis di depan rumahnya tersebut diblokir dan ditutup menggunakan kayu dan tumpukan batu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved