Breaking News:

Berita Aceh Timur

Terdakwa Kasus 48 Kg Sabu-sabu Dituntut Pidana Mati, Begini Perjalanan Kasusnya

Terdakwa tersebut yakni, Rusu alias Maeli (43), warga Desa Naleung, Kecamatan Julok, Aceh Timur.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Saifullah
Dok Kejari Aceh Timur
Terdakwa kasus narkotika sabu-sabu seberat 48 kg mengikuti sidang tuntutan secara virtual, Rabu (28/7/2021). Terdakwa dituntut dengan pidana mati oleh JPU Kejari Aceh Timur. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Aceh Timur kembali menuntut pidana mati seorang terdakwa tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu dengan barang bukti seberat 48 kilogram (kg).

Terdakwa tersebut yakni, Rusu alias Maeli (43), warga Desa Naleung, Kecamatan Julok, Aceh Timur.

Sebelumnya, terdakwa Rusu ditangkap Sat Resnarkoba Polres Aceh Timur pada Minggu (29/11/2020) silam, di Desa Buket Panjo, Kecamatan Nurussalam.

Sehari sebelum ditangkap, polisi mendapatkan informasi bahwasanya ada pengiriman sabu-sabu via jalur laut di wilayah Kecamatan Julok.

Kemudian, polisi bergerak melakukan pengejaran hingga akhirnya terdakwa ditangkap yang saat itu menggunakan mobil CRV.

Proses penangkapan terdakwa kala itu berlangsung cukup dramatis.

Baca juga: 12 Terdakwa Kasus Sabu Kapal Tak Bertuan Mulai Jalani Sidang, Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Baca juga: Berkas Kasus Sabu 350 Kg di Jeunieb Sudah ke Pengadilan

Baca juga: Tiga Terdakwa Kasus Sabu 60 Kg Rupanya belum Tahu PT Batalkan Pidana Mati, Ini Penjelasan Pengacara

Mobil pelaku yang melaju kencang saat itu terperosok ke dalam patir karena dihadang polisi.

Akhirnya terdakwa tak bisa lagi melarikan diri dan berhasil diamankan.

Dari penggeledahan petugas terhadap mobil pelaku ditemukan 3 karung berisi narkotika jenis sabu-sabu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved