Breaking News

Luar Negeri

China Mulai seperti India, Serangan Covid-19 Varian Delta Meningkat, Tes Massal Dilakukan

Melansir dari News18, Senin (9/8/2021) China melaporkan mengalami infeksi Covid-19 terbaru seperti di India yakni varian delta.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
telegraph
'Panic buying' terjadi pada warga Wuhan hingga menyerbu supermarket karena diketahui kasus lokal Covid-19 terjadi lagi. 

SERAMBINEWS.COM - Setelah menyatakan terbebas dari Covid-19, China kembali melaporkan mengalami peningkatan Covid-19 Varian Delta dan mulai melakukan tes secara massal.

Melansir dari News18, Senin (9/8/2021) China melaporkan mengalami infeksi Covid-19 terbaru seperti di India yakni varian delta.

Beberapa kota melakukan pengujian secara massal, sebagai upaya membasmi virus.

Varian Delta telah terdeteksi pada beberapa kota sejak 20 Juli 2021 lalu dan para pejabat telah memerintahkan untuk terus melacak infeksi dan menutup celah dalam upaya pengendalian virus.

"Kelemahan pikiran harus diatasi dengan tegas," kata Komisi Kesehatan Nasional (NHC) pada hari Minggu sebagaimana dikutip Serambinews.com, Senin (9/8/2021).

Analis melihat varian Delta sebagai ujian terbesar China, sejak wabah tahun 2019 akhir.

China sempat melepaskan kontrol terhadap Covid-19, agak membebaskan wisatawan karena warga China telah hampir seluruhnya melakukan vaksinasi.

"China seharusnya tidak melepaskan kontrol ketat dan tetap melakukan pencegahan yang ditargetkan serta terus melakukan vaksinasi untuk mengalahkan virus," kata mantan menteri kesehatan Gap Qiang.

Baca juga: Warga Bireuen Rela Antrean Menunggu Vaksin

China akan tetap berpegang pada strateginya untuk memotong rantai penularan dengan tujuan menemukan dan mengendalikan virus sesegera mungkin.

Dalam aksi unjuk rasa terhadap pemerintah daerah yang dianggap lalai dalam upaya pengendalian, China telah mencopot beberapa pejabat di kota Nanjing, Yantai, Zhengzhou dan Zhangjiajie.

Kota Yangzhou di timur, yang sedang berjuang melawan kelompok besar, mendesak para pejabatnya untuk berbuat lebih baik setelah pengunjung yang terinfeksi ke pusat pengujian menyebarkan virus ke orang lain.

Baca juga: Amerika Serikat Prihatinkan Pertumbuhan Pesat Persenjataan Nuklir China

INFEKSI LEBIH LANJUT

125 infeksi baru yang dikonfirmasi pada hari Minggu (8/8/2021), termasuk 94 kasus yang ditularkan secara lokal, naik dari angka hari sebelumnya 96, dengan 81 ditularkan secara lokal, sementara sisanya diimpor dari luar negeri.

Sebagian besar pasien lokal hari Minggu berada di pusat kota Zhengzhou dan Yangzhou.

Yangzhou telah memulai tes massal putaran kelima, setelah Zhengzhou diperkirakan akan menyelesaikan pengumpulan sampel untuk tes putaran ketiga di seluruh kota.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved