Breaking News:

Tiga Seniman Aceh Direkrut Sebagai Juri Provinsi FLS2N 2021

Tiga seniman Aceh diangkat sebagai juri Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2021

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Tiga seniman Aceh diangkat sebagai juri Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2021 yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspernas) Kementerian Pandidikan dan Kebudayaan 

Laporan Fikar W.Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Tiga seniman Aceh diangkat sebagai juri Festival Lomba Seni Siswa Nasional ( FLS2N) 2021 yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspernas) Kementerian Pandidikan dan Kebudayaan.

Mereka adalah Sulaiman Juned, dosen STSI Padang Panjang, tokoh teater dan penyair yang berdomisili di Padang Panjang Sumatera Barat.

Diangkat sebagai juri nasional dan provinsi untuk cabang  monolog.

Kemudian Rasyidin Wig Maroe, seniman teater yang juga dosen ISBI Aceh ditetapkan sebagai salah seorang juri monolog tingkat SMA.

Baca juga: Pertama Sejak Pandemi, Kasus Harian Positif Covid-19 Aceh Tembus 400 Orang

Kemudian penyair Fikar W.Eda, diangkat sebagai juri baca puisi. Ini adalah tahun kedua bagi Fikar menjadi juri di forum FLS2N.

Sedangkan untuk Wig Maroe ini kali pertama ia juri di acara tahunan itu.

Sementara bagi Sulaiman Juned, tahun ini adalah kali keempat ia menjadi juri di FLS2N.

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional ( FLS2N) adalah kegiatan akbar di bidang seni dan budaya.

Pada tahun ini, Pusat Prestasi Nasional kembali menyelenggarakan FLS2N guna melejitkan bakat para talenta berprestasi.

Baca juga: Pergantian Kapolda Aceh, Irjen Wahyu Widada Minta Maaf, Irjen Ahmad Haydar Harap Dukungan

Penyelenggaraan FLS2N tahun ini kembali dilaksanakan secara daring.

Bidang yang dilombakan dalam FLS2N jenjang SMA/MA tahun 2021 meliputi 10 bidang, yaitu: Baca Puisi , Gitar Solo, Monolog,Tari Kreasi, Vokal Solo, Desain Poster, Film Pendek, Kriya, Komik Digital, dan Cipta Lagu.

Tema FLS2N tahun ini, yaitu “Seni Pulihkan Negeri”.

Sulaiman Juned mengaku akan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Festival ini bagian dari pendidikan generasi muda kita," kata Sulaiman yang lama berkesnian di Banda Aceh sebelum ia hijrah ke Padang Panjang.

"Saya sedang menjalankan tugas negara," kata Wig Rasyidin Maroe sesaat sebelum pertemuan dewan juri monolog secara virtual.(*)

Baca juga: Perkelahian Maut di Hutan Singkil belum Ada Perdamaian, Malam Hari Mencekam

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved