Berita Bireuen
Pembukaan Pra Pora III Cabor Drum Band di Bireuen Berlangsung Tanpa Penonton
Di sela-sela persiapan pembukaan, panitia berkali-kali mengumumkan bahwa pengunjung yang tidak memiliki kartu tanda pengenal, tidak dibenarkan masuk.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Ajang kualifikasi atau Pra Pora III Aceh cabang olahraga drum band yang berlangsung di Bireuen selama tiga hari resmi dibuka Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi tanpa penonton di stadion Cot Gapu Bireuen, Kamis (26/08/2021).
Pembukaan dihadiri unsur Forkopimda Bireuen, pengurus KONI Aceh, KONI Bireuen, pengurus Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Aceh dan Bireuen, wasit, panitia, petugas pengamanan, tenaga medis dan para peserta.
Amatan Serambinews.com, di pintu masuk stadion Cot Gapu Bireuen disiapkan petugas pengamanan dari Polres Bireuen, Kodim dan Satpol PP, bagi yang tidak mengantongi badge tidak dibenarkan masuk ke dalam stadion.
Di sela-sela persiapan pembukaan, panitia berkali-kali mengumumkan apabila tidak ada tanda pengenal yang disediakan panitia tidak dibenarkan masuk.
Bagian dalam stadion disediakan tiga tenda untuk official dan tamu undangan yang jumlahnya di bawah 100 orang, paling ramai adalah para peserta atau atlet drum band dari 12 kabupaten/kota.
Baca juga: Kemenkes Minta Masyarakat Kawal Tarif Baru PCR, Laporkan Kalau Melanggar
Baca juga: Tiga Harimau Mati di Meukek, Kepala BKSDA: Hari Ini Tim Lakukan Proses Nekropsi dan Olah TKP
Baca juga: Pemerintah Terbitkan Sertifikat HAKI untuk Yusri Saleh, Pencipta Tari Ratoh Jaroe
Seluruh peserta atau atlet berbaris di bagian tengah lapangan dengan baju khas masing masing dan perlengkapan drum band ikut dipamerkan.
Sedangkan bagian tribun seluruhnya kosong atau tidak ada penonton sama sekali.
Sebelum pembukaan dimulai, panitia menghadirkan tarian ranup lampuan dengan panduan grop seurune kale, tarian khas Aceh tampil di bagian tengah lapangan sebagai acara pembuka Pra Pora III yang berlangsung di Bireuen. Usai tarian berlangsung, pembawa acara langsung memulai dengan pembacaan Al Quran dan dilanjutkan dengan doa.
Ketua panitia pelaksana Pra Pora III drum band, Drs M Nasir MPd dalam laporannya mengatakan, para kontingen Pra Pora drum band diikuti 12 kabupaten/kota yaitu Bireuen sebagai tuan rumah, Langsa, Aceh Tengah, Aceh Timur.
Kemudian, Aceh Tamiang, Lhokseumawe, Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Aceh Utara, Bener Meriah dan Aceh Tenggara dengan jumlah atlit seluruhnya 264 orang.
Baca juga: Nasir Djamil Dukung Ratifikasi Konvensi Internasional Anti Penghilangan Paksa
Baca juga: Gubernur Anies Baswedan akan Pugar Makam Sultan Aceh Muhammad Daud Sjah, Begini Sejarah Almarhum
Selain atlet ditambah official 72 orang, juri atau dewan hakim 16 orang dan panitia pelaksana Pra Pora berjumlah 44 orang, seluruhnya berjumlah 396 orang. Ketua KONI Bireuen, Mukhlis A Md dalam sambutannya mengharapkan pelaksanaan Pra Pora cabang olahraga drum band di Bireuen benar-benar terlaksana dengan mematuhi protokol kesehatan, ajang Pra Pora bagian dari kualifikasi cabor drumb band untuk menuju Pora III di Pidie dalam waktu dekat.
Para atlet diminta untuk tampil maksimal, dewan juri diharapkan memberi penilaian sesuai ketentuan yang berlaku, perlombaan diharapkan berlangsung fair play sehingga melahirkan tim terbaik yang akan ikut ke Pidie nantinya.
“Harapan saya semoga pelaksanaan benar-benar sesuai ketentuan yang berlaku, dewan juri memberikan penilaian sesuai kemampuan masing-masing,” harap Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi saat membuka kegiatan tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/atlet-drum-band-peserta-pra-pora.jpg)