Kesehatan
Termasuk Karena Kopi, Ini 5 Faktor Penyebab Badan Tiba Tiba Bergetar, Lelah dan Lemas
Sementara itu, menurut American Psychological Association, kafein tidak hanya meningkatkan stimulasi mental, tetapi juga dapat meningkatkan tekanan da
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Zaenal
Namun, jika kadar gula darah terus turun, seseorang mungkin mulai mengalami sakit kepala, kebingungan, perubahan kepribadian, lekas marah, kejang, dan bahkan koma jika tidak diobati.
Baca juga: Sakit Kepala Mendadak, Ini Cara Mengobati Menggunakan Bahan Alami, Bahannya Mudah Dicari
Berikut adalah gejala umum kadar gula darah rendah atau hipoglikemia di pagi hari.
- merasa gelisah, gemetar, atau berkeringat
- kehilangan koordinasi
- merasa cemas
- mudah marah
- merasa lelah
- sakit kepala
- pusing
- kesulitan berkonsentrasi
- detak jantung yang cepat
- pucat
- perubahan kepribadian
- merasa lapar, termasuk gejala fisik kelaparan seperti mual atau sakit perut
- otot terasa nyeri
- penglihatan kabur
Jika hipoglikemia tidak diobati, gejalanya bisa memburuk.
Gejala gula darah rendah yang paling parah bisa saja sampai membuat penderitanya kejang, pingsan atau kehilangan kesadaran.
Siapa pun yang mengalami kadar gula rendah yang parah harus segera menemui dokter karena ini adalah keadaan darurat medis.
Sementara jika yang kondisi ini dialami oleh orang dengan kegagalan organ atau memiliki kondisi medis serius lainnya, termasuk diabetes, maka harus segera dibawa ke ruang gawat darurat.
Baca juga: Ternyata Ini Alasan Mengapa Anda Sering Merasa Kelelahan, Serta Berikut Cara Atasinya
2. Tekanan darah rendah
Tubuh gemetar, lelah dan lemas juga bisa disebabkan karena tekanan darah rendah atau hipotensi.
Pada orang dewasa, tekanan darah dianggap rendah apabila pembacaannya dibawah 90/60 mmhg.
Dilansir dari Verywell Health, hipotensi dapat bervariasi berdasarkan seberapa cepat atau tajamnya tekanan darah turun.
Jika berkembang secara bertahap, penderitanya mungkin merasa lelah dan lemah .
Sementara penurunan tekanan darah secara drastis dapat menyebabkan sinkop (pingsan), syok, koma, bahkan kematian.
3. Terlalu banyak kafein
Bagi beberapa orang yang sensitif terhadap kafein, mungkin akan mengalami gejala seperti rasa cemas, gelisah, lemah hingga gemetar meski mengonsumsinya dalam dosis kecil.