Breaking News:

Berita Kutaraja

Polda Selidiki Dana Hibah untuk Ormas, Mantan Pejabat Pemerintah Aceh Dimintai Keterangan

Hal ini setelah adanya informasi bahwa salah satu mantan pejabat teras Pemerintah Aceh diperiksa terkait dana hibah tersebut.

Penulis: Subur Dani | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, sedang menelusuri atau menyelidiki dana hibah Pemerintah Aceh untuk organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang sempat heboh pada akhir tahun 2020 lalu. 

Penyelidikan Polda Aceh terhadap dana hibah untuk organisasi itu awalnya diketahui Serambinews.com, dua hari lalu.

Hal ini setelah adanya informasi bahwa salah satu mantan pejabat teras Pemerintah Aceh diperiksa terkait dana hibah tersebut.

“Benar, yang bersangkutan diperiksa dalam rangka klarifikasi masalah dana hibah ke ormas-ormas yang sumber dananya dari BTT,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy kepada Serambinews.com, dua hari lalu.

Kemarin, Serambinews.com mengonfirmasi kembali kepada Winardy dan Ia membenarkan bahwa Polda Aceh kini sedang menelusuri pemberian dana hibah tersebut diawali dengan pemanggilan mantan pejabat dimaksud.

Penyelidikan itu, kata Kabid Humas Polda Aceh, dilakukan atas dasar laporan. 

Baca juga: Soal Dana Hibah OKP, Karo Humpro: Itu Bukan Bagi-bagi Uang

Baca juga: Pejabat Aceh ‘Diundang’ KPK, Ghazali Abbas Sentil Penanganan Kasus Dana Hibah Rp 650 M untuk Eks GAM

Baca juga: Dana Hibah, Mengapa Harus Dikembalikan

“Iya benar, sementara kita masih klarifikasi saja terkait dana hibah ke ormas-ormas itu,” urai Kombes Pol Winardy.

“Kan dana hibah itu ada sumber dananya. Makanya kemarin kita panggil mantan pejabat tersebut, tentu ini adanya berdasarkan laporan,” beber dia.

Yang sedang didalami itu, lanjut Winardy, masih seputar klarifikasi kepada mantan pejabat dimaksud apakah benar pada tahun tersebut ada pembagian dana hibah seperti laporan yang diterima oleh Polda Aceh.

Saat ditanya sudah sejauh mana sudah penyelidikan yang dilakukan, Winardy mengaku, penyelidikan yang dilakukan masih sangat awal. 

“Belum ada penjelasan, kita masih ngumpulin data, minta dokumen, klarifikasi, seperti itu aja,” tukasnya.

“Nanti baru kelihatan setelah diproses, baru nanti ditindaklanjuti. Masih awal sekali, ya yang namanya penyelidikan, cuma prosesnya masih panjang,” ucap dia.

Baca juga: Abusyik, Bupati Pidie Pertanyakan Dana Hibah Rp 90 M dari Provinsi, Pelaksanaan PORA 2022

Baca juga: Dana Hibah Rp 2 Triliun ternyata Hoaks, Akankah Berakhir Sama seperti Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet?

Baca juga: Buntut Kasus Dana Hibah Rp 2 Triliun, IPW Minta Kapolri Copot Kapolda Sumsel

“Ini bentuknya klarfikasi belum penyidikan. Diminta keterangan saja, paling ditanya di zamannya ada nggak proyek ini, ada nggak PPTK, mana ormasnya, berapa besar, begitu aja,” pungkas Kombes Pol Winardy.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved