Sabtu, 11 April 2026

Karhutla

BPSDM Kemendagri Gelar Webinar Manajemen Kebakaran Lahan Gambut Berbasis Teknologi

Lahan gambut merupakan tempat cadangan karbon yang besar, terbentuk dari tumpukan serpihan kayu yang terendam air sekitar tahun 9.600 sebelum Masehi.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS COM, JAKARTA - Guna meningkatkan pengetahuan serta ketangguhan terhadap ancaman bencana kebakaran hutan gambut di Indonesia, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri bekerjasama dengan Balai Pengembangan Kompetensi Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Kemendagri mengadakan

Webinar Manajemen Pencegahan Kebakaran Lahan Gambut Berbasis Teknologi dalam Implementasi Tugas Pemadam Kebakaran, Kamis, (9/9/2021).

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi mengapresiasi kegiatan webinar yang diselenggarakan Balai PK Satpol PP dan Damkar.

"Pemadam kebakaran mempunyai misi operasi keselamatan, baik jiwa maupun harta benda," kata Teguh. 

Menurut Teguh, petugas pemadam kebakaran sangat dibutuhkan masyarakat. Oleh sebab itu, melakukan pengembangan kompetensi skill dinilai sangat penting.

"Kalau bukan kita siapa lagi. Jadi harus bangga dengan profesi Damkar," ucap Kepala BPSDM Kemendagri. 

Webinar ini diikuti hampir 1500 peserta yang tergabung dari petugas Damkar dan Satpol PP di seluruh Indonesia.

Baca juga: Pembenahan Bagian Barat Sempadan Danau Lut Tawar Butuh Dana Besar

Baca juga: VIDEO Satreskrim Polres Abdya Tangkap Oknum Komisioner KIP Main Judi Poker di Kebun Sawit

Seperti diketahui, lahan gambut merupakan tempat cadangan karbon yang besar, terbentuk dari tumpukan serpihan kayu yang terendam air sekitar tahun 9.600 sebelum Masehi.

Dalam webinar itu, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) Prof. Ir, Yulianto S Nuggroho memaparkan, Negara berlambang Merah Putih ini mempunyai ribuan kepulauan yang elok dan indah. Sumatera dan Kalimantan adalah salah satu pulau besar yang terdapat lahan gambut. 

"Namun yang terjadi, lahan gambut menimbulkan bencana. Kebakaran melanda wilayah setempat," kata Yulianto.

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia seolah-olah telah menjadi agenda tahunan yang kerap terjadi di musim kemarau. 

Meskipun pemerintah telah berupaya melakukan pencegahan dan penindakan terhadap pelaku pembakaran, karhutla selalu hampir setiap tahun khususnya beberapa daerah di pulau Sumatra dan Kalimantan. Oleh sebab itu, petugas pemadam kebakaran yang mempunyai misi sosial kemanusiaan, harus lebih aware dalam menyikapi bencana kebakaran lahan gambut tersebut. Petugas dapat bereksperimen mencari tahu penyebab kebakaran di lapangan. 

Baca juga: Polisi Temukan Petunjuk Penyebab Kebakaran Lapas Tangerang, Diduga Ada Kesengajaan

Baca juga: Propam Polda Sumut Periksa Tiga Polisi Terkait Tewasnya Tahanan Polsek Medan Kota

Penyebab Lahan Gambut Mudah Terbakar? 

Yulianto menjelaskan, secara alamiah, kebakaran lahan gambut di hutan tropis jarang terjadi. Bencana tersebut muncul disebabkan oleh faktor alam dan manusia. Perubahan iklim misalnya, lanjut dia, telah menyebabkan musim kemarau yang lebih panjang. Sehingga air di ekosistem gambut mudah surut dan lama-kelamaan menjadi kering.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved