Luar Negeri
Dikabarkan Telah Tewas, Pemimpin Al-Qaeda Muncul Lewat Video saat Peringatan Serangan 11 September
Rekaman video itu dirilis bertepatan dengan peringatan 20 tahun serangan 9/11 atau serangan 11 September yang dilakukan Al-Qaeda.
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Pemimpin Al-Qaeda Ayman Al-Zawahiri terlihat dalam unggahan video terbaru, Sabtu (11/9/2021).
Rekaman video itu dirilis bertepatan dengan peringatan 20 tahun serangan 9/11 atau serangan 11 September yang dilakukan Al-Qaeda.
Sebelummnya beredar kabar bahwa Ayman al-Zawahiri telah tewas.
Menurut Grup Intelijen SITE, yang memantau aktivitas online kelompok jihadis mengungkapkan video itu dirilis oleh Al-Qaeda.
Pada video tersebut Al-Zawahiri berbicara mengenai sejumlah hal termasuk Yahudisasi Yerusalem.
Seperti dikutip dari Times of Israel, Direktur SITE, Rita Katz mengungkapkan meski video itu baru dirilis kemarin, namun ia tak membicarakan mengenai kembalinya Taliban memimpin Afghanistan.
Hal itu membuat Katz meyakini bahwa video itu telah lama dibuat.
Al-Zawahiri memang membicarakan tentang kepergian AS dari Afghanistan.
Namun, Katz optimistis rekaman itu sudah lama, karena mengenai kepergian AS dari Afghanistan telah ditandatangani pada perjanjian Doha.
“Oleh sebab itu mungkin saja ia telah tewas, dan kemungkinan ini (video) dibuat saat atau antara Januari 2021,” cuit Katz di Twitter.
Hal itu merujuk dari pernyataan Al-Zawahiri yang merujuk pada serangan pangkalan militer Rusia oleh Kelompok Hurras al-Deen, yang terkait Al-Qaeda pada Januari 2021.
Rumor mengenai tewasnya Al-Zawahiri terus bergulir setiap tahun, apalagi para ahli mengungkapkan kondisinya tak begitu sehat.
Al-Zawahiri merupakan orang Mesir yang memimpin Al-Qaeda setelah kematian Osama Bin Laden.
Namun, keberadaannya terus memudar pada beberapa tahun terakhir.
Al-Qaeda sendiri sempat menggunakan Afghanistan sebagai basis mereka saat melakukan penyerangan 9/11, yang menewaskan 2.996 orang.
Meski sempat meredup, perginya tentara AS dari Afghanistan diyakini bakal membuat Al-Qaeda kembali muncul.
Baca juga: Pimpinan Al-Qaeda Andalkan Kelompok Inti Sebagai Fasilitator Keuangan Serangan 11 September 2001
Baca juga: Pembangunan Kembali Gedung WTC Belum Rampung, Setelah 20 Tahun Dihancurkan Oleh Al-Qaeda
Pemimpin Baru Al-Qaeda Disebut Lebih Berbahaya dan Sadis Dibandingkan Osama Bin Laden
Kelompok teroris Al-Qaeda memiliki sosok pemimpin baru dalam diri Saif Al-Adel, menggantikan Osama Bin Laden yang tewas 2011.
Namun, sosok Saif digambarkan lebih berbahaya serta sadis dibandingkan dengan Bin Laden.
Bahkan keberadaannya sebagai pemimpin baru Al-Qaeda diyakini membuat kelompok teroris itu akan menjadi lebih kuat.
Seperti dikutip dari Mirror, Saif diketahui sebagai seorang mantan jenderal militer,
Dia dikenal brilian dan ahli strategi yang kejam, dan diyakini akan mengambil kendali sepenuhnya dari Ayman Zawahiri, yang dirumorkan telah tewas.
Selain itu, Saif juga dijuluki sebagai Pedang Pembalasan. Perubahan kepemimpinan membuat intelijen seluruh dunia bersiap untuk gerakan baru Al-Qaeda.
Intelijen Inggris dan Amerika Serikat (AS) dikabarkan telah memonitor pergerakan Saif selama bertahun-tahun.
Sosoknya terlibat dalam segala gerakan penghancuran yang dilakukan Al-Qaeda pada tiga dekade terakhir.
Mantan ahli kontraterorisme FBI, Ali Soufan menuliskan bahwa Saif adalah Emir ketiga dari Al-Qaeda.
“Status Saif yang dihormati serta pengalamannya yang mendalam sebagai seorang intelijen militer dan pemimpin keamanan serta perencana teroris membuatnya menjadi Emir yang berpotensi berbahaya,” kata Soufan.
Sementara itu, salah seorang yang mengenal Saif, menggambarkannya sebagai sosok yang berdarah dingin.
“Sangat sedikit pengaruh yang dirasakannya atas kematian orang tak bersalah,” kata sumber tersebut mengenai mantan kepala unit perlindungan pribadi Bin Laden tersebut.
AS pun memberikan hadiah buruan sebesar 10,4 juta dolar AS atau setara Rp148 miliar bagi siapa pun yang bisa menangkap Saif, yang masuk dalam daftar buronan FBI.
Buruan itu atas keterlibatannya dalam pengeboman Kedutaan Besar AS di Nairobi dan Dar Es Salaam, yang menyebabkan 224 orang terbunuh.
Saif juga memiliki jaringan dengan kelompok berbahaya seperri ISIS, karena dia yang memperkenalkan sang pendiri, Abu Musab Al-Zarqawi dengan Bin Laden.
Selain itu, kedekatan Al-Qaeda dengan Iran dan Taliban diyakini bisa membuat mereka menjadi lebih kuat.
Baca juga: Aceh Tamiang Bangun Klaster Udang Vaname Kategori Terbesar di Indonesia, Berkapasitas 2 Juta Ekor
Baca juga: Unimal Kembali Kuliah Tatap Muka
Baca juga: USK, UTU, dan Disdag Aceh Barat Launching Produk UMKM
Kompastv: Dirumorkan Telah Tewas, Pemimpin Al-Qaeda Muncul Lewat Video saat Peringatan Serangan 9/11
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemimpin-al-qaeda-ayman-al-zawahiri.jpg)