Breaking News:

Berita Banda Aceh

Polemik APBA-P 2021, Fraksi PNA: Nama Kaum Duafa Dikorbankan

"Pertanyaannya ada nggak anggota dewan itu mengusulkan rumah duafa di APBA 2021? Kalau tidak ada, berarti cuma alasan dia agar kepentingan pribadi dia

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati

"Pertanyaannya ada nggak anggota dewan itu mengusulkan rumah duafa di APBA 2021? Kalau tidak ada, berarti cuma alasan dia agar kepentingan pribadi dia terakomodir, sementara nama kaum duafa yang dikorbankan,” ujar Tiyong.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Fraksi Partai Nanggroe Aceh (PNA) DPRA juga tidak sepakat, dengan APBA-Perubahan tahun 2021. 

Ketua Fraksi PNA, Safrizal Gam-gam menyampaikan alasan pihaknya menolak adanya APBA-P tahun 2021, karena pemerintah Aceh tidak melakukan tahapan penganggaran sesuai dengan aturan. 

“Masih ada masalah,” kata Gam-gam kepada Serambinews.com, Selasa (14/9/2021). 

Anggota Fraksi PNA, Samsul Bahri ben Amiren alias Tiyong yang dihubungi Serambinews.com kembali mempertegas bahwa pihaknya tidak sepakat dengan APBA-P. 

“Fraksi PNA tetap mengacu pada PP 12 tahun 2019 dan tidak mungkin kami sepakat dengan APBA Perubahan, apapun alasan politiknya,” katanya.

Dalam Pasal 179 ayat 3 PP 12 tahun 2019 disebutkan bahwa "Penetapan rancangan Perda tentang perubahan APBD dilakukan setelah ditetapkannya Perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun sebelumnya".

Baca juga: Polemik APBA-P 2021, Fraksi PPP DPRA Sebut Tidak Mungkin Lagi Dibahas

"Sementara pertanggungjawaban pelaksanaan APBA tahun 2020 tidak ditetapkan dengan Perda atau qanun, melainkan dengan pergub," sebut Tiyong.

Menurut Tiyong, waktu pembahasan APBA-P juga sudah lewat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved