Breaking News:

Salam

Aceh Harus Kerja Keras Atasi Covid

Presiden Jokowi mengingatkan semua pihak supaya jangan lengah dalam penanganan pandemi Covid-19

Editor: bakri
Medsos
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan blusukan dan menyapa warga Gampong Lambro Bileu, Kuta Baro, Aceh Besar, Kamis (16/9/2021). 

Presiden Jokowi mengingatkan semua pihak supaya jangan lengah dalam penanganan pandemi Covid-19. Peringatan itu terutama sekali disampaikan Presiden kepada Gubernur dan Forkopimda Aceh serta forkopimda kabupaten/kota se-Aceh.

"Lakukan penanganan pandemi Covid-19 dengan kolaborasi lintas sektor dan penuh kehati-hatian. Jangan lengah, tetap waspada. Jika tidak, maka tren kasus yang sudah melandai saat ini akan kembali meningkat dan berpengaruh terhadap perekonomian kita," kata Presiden saat berada di Banda Aceh dua hari lalu.

Saat ini, menurut Jokowi, adalah masa yang tidak mudah. “Pandemi benar-benar menjatuhkan perekonomian. Tidak hanya kita, tapi perekonomian dunia benar-benar terpuruk akibat Covid-19. Karena itu, penanganannya harus kita lakukan secara bersama, terukur, dan penuh kehati-hatian. Jangan lengah, tetap waspada, meski saat ini tren kasus menurun,” ulang Presiden.

Kepala Negara menambahkan, jika tren kasus Covid-19 tidak turun, maka perekonomian akan jatuh. Karena semua sektor akan terimbas, lanjut Jokowi, berbagai upaya pengetatan dan pembatasan harus dilakukan pemerintah.

Presiden Jokowi juga mencontohkan kasus di Amerika Serikat (AS), dimana masyarakatnya sudah 60 persen divaksin. Namun, karena lalai dan lengah, saat ini tren Covid-19 di sana mulai meningkat lagi menjadi di atas 100 ribu kasus per hari.

Sesungguhnya, kedatangan Presiden ke Aceh adalah untuk memberi dorongan bagi semua pihak di daerah ini dalam rangka percepatan realiasi vaksinasi Covid. Sebab, Aceh saat ini termasuk provinsi yang paling rendah realisasi vaksinasinya. Bahkan, ada daerah yang terbuang vaksinnya, seperti di Aceh Tenggara.

Padahal, daerah-daerah lain di Indonesia saat ini sedang sangat giat mengejar herd immunity melalui vaksinasi Covid. Herd immunity (kekebalan kelompok) adalah suatu bentuk perlindungan tidak langsung dari penyakit menular yang terjadi ketika sebagian besar populasi menjadi kebal terhadap infeksi, baik melalui infeksi sebelumnya, sehingga individu yang tidak kebal ikut terlindungi. Untuk mencapai herd immunity, mayoritas bahkan semua masyarakat harus menjalani vaksinasi. Di negara-negara lain ada yang sudah mencapai lebih 90 masyarakatnya tervaksin. Itulah sebabnya maka vaksinasi ini harus berjalan sesuai target.

Ironinya, selain rendahnya realisasi vaksinasi, masyarakat Aceh juga paling tidak patuh terhadap protokol kesehatan. Beberapa waktu lalu, Satgas Covid-19 Nasional mengungkapkan, tingkat kepatuhan masyarakat menerapkan salah satu protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 yakni memakai masker, belum maksimal. “Aceh menjadi provinsi yang paling tidak patuh menerapkan kewajiban kolektif tersebut selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Ingat, memakai masker adalah hal termudah dan tersederhana yang bisa dilakukan dan berdampak besar apabila dilakukan secara disiplin dan bersama-sama," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Protokol kesehatan selama PPKM Mikro Level 1 hingga 4 harus diterapkan secara bersungguh-sungguh. Pemerintah daerah sangat harus berperan mengawasinya.  Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota harus meningkatkan pengawasan kepatuhan prokes di titik-titik keramaian dan menindak pelanggarnya.

Ya, Aceh memang tidak boleh terus lengah. Sebab, kelengahan selama ini telah membuktikan bahwa Aceh termasuk daerah yang sangat lambat penurunan kasus-kasus harian Covid. Bahkan jumlah pasien Covid yang meninggal tergolong tinggi. Bukti lainnya, ketika provinsi lain tak ada lagi zona merah, Aceh, yakni Kota Banda Aceh, masih berada di zona merah (Level 4) Covid-19. Karena itulah, harapan pemerintah angka yang sudah menurun ini terus ditekan sehingga PPKM bisa dilonggarkan. Untuk menekan kasus Corona, paling tidak ada dua cara, yakni dengan mematuhi protokol kesehatan serta ikut vaksinasi!

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved