Breaking News:

Berita Banda Aceh

Ini Dugaan Penyebab Pria Ber-KTP Wartawan yang Ditemukan Meninggal Terapung di Perairan Ulee Cot

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, di samping keluarga korban juga sudah mengikhlaskan kejadian yang menimpa Almarhum Zoni Jamil.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
DOK RAPI KOTA BANDA ACEH
Jenazah Zoni Jamil, pria asal Pidie, yang ditemukan terapung di Perairan Ulee Cot Gampong Deah Glumpang, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Kamis (16/9/2021) lalu. 

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, di samping keluarga korban juga sudah mengikhlaskan kejadian yang menimpa Almarhum Zoni Jamil.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Zoni Jamil, SSosI (41) pria asal Pidie, ber-KTP Wartawan yang ditemukan meninggal terapung di Perairan Ulee Cot Gampong Deah Glumpang, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, pada Kamis (16/9/2021) lalu, diduga terpeleset dan jatuh saat memancing.

Fakta-fakta tersebut, pertama didasari tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, di samping keluarga korban juga sudah mengikhlaskan kejadian yang menimpa almarhum Zoni Jamil serta menolak dilakukan otopsi dan visum et repertum.

Hal lainnya, harta benda milik korban ditemukan bersama dengan penemuan jasad korban, seperti pisau yang masih tergantung di pinggang (diduga pisau yang digunakan untuk memancing).

Lalu, barang-barang milik korban lainnya yang juga ikut ditemukan saat itu berupa uang sebesar Rp 217.000, KTP korban, dan Hp merek Vivo warna hitam biru milik korban.

Baca juga: AS Khawatirkan Sidang Majelis Umum PBB Dapat Memicu Penyebaran Super Covid-19

Baca juga: PBB Desak China dan Amerika Serikat Hindari Perang Dingin Baru

Kemudian satu balsem, satu Kartu Telkomsel, satu masker medis dan satu ujung kepala ikan Marlin serta satu kunci sepeda motor merek Honda milik korban.

Demikian dijelaskankan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ryan Citra Yudha, SIK yang dihubungi Serambinews.com, Senin (20/9/2021) tadi malam.

Barang-barang milik korban yang ditemukan bersamaan dengan penemuan mayat dan saat ini masih diamankan, lanjut AKP Ryan, menjadi petunjuk awal dugaan korban terpeleset, lalu jatuh dan tenggelam saat memancing.

Pun demikian, pihaknya tetap akan terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dan cukup terbuka menerima masukan dan informasi memang bila ada ditemukan fakta-fakta baru terkait dengan kejadian tersebut.

Baca juga: Kehabisan Bekal, Dua Warga Pidie Tersesat di Hutan Geumpang Selama Dua Hari

Baca juga: PGRI Aceh Tanggapi Polemik Kadisdik Soal Vaksinasi Siswa

Seperti diberitakan Serambinews.com, sebelumnya warga di Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat seorang pria yang ditemukan terapung di Perairan Ulee Cot Gampong Deah Glumpang Kecamatan Meuraxa, Kamis (16/9/2021) sekitar pukul 07.30 WIB.

Jenazah pada hari itu dijemput oleh pihak keluarga dan dibawa pulang ke Pidie asal korban untuk dikebumikan di desa kelahirannya di Jalan Medan-Banda Aceh Menasah keumuneng, Gampong Kayee Jato, Kecamatan Gelumpang Tiga, Kabupaten Pidie.

Pada saat jenazah dievakuasi dan dibawa ke kamar mayat RSU Zainoel Abidin Banda Aceh, tidak dtemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Di samping itu, barang-barang diduga milik korban juga turut ditemukan bersamaan dengan penemuan jasad pria ber-KTP Wartawan tersebut.(*)

Baca juga: Dua Desa di Aceh Utara Gagal Gelar Pemilihan Keuchik, Penyebabnya Ternyata Gara-gara Hal Ini

Baca juga: lmuwan Singapura Ubah Limbah Kulit Durian Menjadi Perban Antibakteri

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved