Update Covid 19
Covid-19 belum Terbendung, Aceh Berpacu dengan Waktu Bangun Herd Immunity
Di tengah gencarnya upaya pemerintah mengejar target vaksinasi untuk mencapai herad immunity, kasus konfirmasi positif terbaru covid-19 di Aceh masih
Penulis: Ansari Hasyim | Editor: Ansari Hasyim
Menurut data, capaian vaksinasi dosis I Covid-19 kabupaten/kota yang paling tinggi yakni Banda Aceh 54,3 persen, Aceh Barat Daya 26,6 persen, Langsa 26,4 persen.

Selanjutnya, Bener Meriah 25,2 persen, Sabang 25,1 persen, Aceh Tengah 23,6 persen, Gayo Lues 23,4 persen, Lhokseumawe 20,8 persen, Nagan Raya 20,8 persen, dan Aceh Singkil 20,2 persen.
Sedangkan daerah dengan capain vaksinasi di bawah rata-rata yakni Aceh Barat 17,1 persen, Aceh Tenggara 17,1 persen, Subulussalam 15,8 persen, Aceh Timur 15,6 persen, Aceh Selatan 14,9 persen, Aceh Jaya 14,8 persen, Pidie Jaya 14,6 persen.
Selanjutnya, Bireuen 14,5 persen, Aceh Tamiang 14,3 persen, Simeulue 11, 3 persen, Pidie 11,1 persen, Aceh Besar 10,6 persen, dan Aceh Utara, 10,5 persen.
• Satgas Covid-19 Aceh Terus Pacu Vaksinasi untuk Capai Herd Immunity, 71.985 Orang Telah Divaksin
Menurut SAG makin rendah cakupan vaksinasi suatu daerah maka perlindungan warga dari ancaman Covid-19 juga semakin lemah.
"Kita imbau setiap orang berkontribusi untuk saling melindungi melalui kekebalan kelompok,” ungkapnya.
Belum terbendung
Di tengah gencarnya upaya pemerintah mengejar target vaksinasi untuk mencapai herd immunity, kasus konfirmasi positif terbaru covid-19 di Aceh masih terus bermunculan.
Kasus baru harian yang dilaporkan per 21 September mencapai 164 orang, meninggal dunia bertambah 16 orang.
Sedangkan 557 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh sehingga angka total yang sembuh sudah mencapai 31.092 orang.
“Kasus terbaru meninggal dunia terjadi kemarin, seorang warga Aceh Selatan,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media di Banda Aceh (21/9/2021).
Data dan fakta ini menggambarkan bahwa serangan virus corona di Aceh masih belum terbendung.
Sebab itu, vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan menjadi dua instrumen yang diharapkan menjadi solusi keluar dari cengkaraman wabah covid-19.
Bahkan kini vaksinasi mulai digalakkan kepada masyarakat umum, dan kelompokk spesifik lainnya dengan lebih gencar. Misalkan kepada lansia, ibu hamil, kelompok disabilitas, bahkan siswa sekolah.
Khusus untuk vaksinasi siswa sekolah, diharapkan tuntas pada akhir September ini.