Breaking News:

Salam

Dengan Dukungan Ulama, Gerakan Vaksinasi Sukses

Harian Serambi Indonesia edisi Minggu (3/10/2021) kemarin mewartakan bahwa kalangan ulama di Aceh mendukung

Editor: hasyim
HUMAS PEMERINTAH ACEH
Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah MKes berbincang dengan para ulama, anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh. Sekda mengajak para Ulama, Teungku dan Abu para pimpinan dayah tersebut, agar bahu membahu bersama para umara, dalam rangka mengendalikan penyebaran virus covid-19, saat menghadiri Sidang Paripurna ke V MPU, di Aula kantor tersebut, Rabu (29/9/2021). 

Harian Serambi Indonesia edisi Minggu (3/10/2021) kemarin mewartakan bahwa kalangan ulama di Aceh mendukung gerakan vaksinasi di lingkungan dayah sebagai upaya atau ikhtiar untuk memutus rantai penularan Covid-19 di lingkungan lembaga pendidikan agama Islam tersebut.

Pernyataan itu disampaikan sejumlah ulama serta pimpinan dayah terkemuka di Aceh dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Lingkungan Dayah yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh dan juga digelar secara virtual, Jumat (1/10/2021).Hal tersebut disampaikan ulama saat dimintai tanggapannya terkait permintaan Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes, kepada kalangan dayah dan ulama untuk menyukseskan gerakan vaksinasi santri yang segera digencarkan.

Rakor itu diikuti langsung oleh seluruh sekda kabupaten/ kota se-Aceh. Sedangkan pimpinan dayah, sebagian mengikuti langsung dan sebagian lagi mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.

Pimpinan Dayah Ummul Ayman, Samalanga, Bireuen, Tgk H Nuruzzahri atau yang akrab disapa Waled Nu mengatakan, selama ini pihak TNI maupun Polri sudah mendatanginya untuk meminta dukungan program vaksinasi dan dirinya pun menyambut baik. Begitu juga dengan rencana Sekda Aceh soal gerakan vaksinasi santri di seluruh Aceh.

“Kami sambut baik dan akan segera kami sosialisasikan kepada anak-anak tentang pentingnya vaksinasi. Mudahmudahan, dengan kerja keras sama kita semua, gerakan vaksinasi santri ini sukses dan rakyat bertambah sehat," harap Waled Nu. Pimpinan Dayah Darul Abrar, Aceh Jaya, Tgk H Mustafa Sarong juga menyatakan pihaknya siap mendukung pelaksanaan vaksinasi bagi santri. Bahkan, selain di lingkungan dayah, Tgk Mustafa juga mengajak masyarakat Aceh untuk ikut program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.

Nah, dukungan ulama, apalagi yang merangkap sebagai pimpinan dayah, sangatlah penting dan strategis dalam menyukseskan program vaksinasi di Aceh. Apalagi kali ini sasarannya adalah santri, setelah vaksinasi siswa SMA dan SMP yang berusia minimal 12 tahun berjalan dengan cukup massif. Melibatkan ulama dan pimpinan dayah dalam gerakan seperti ini tentulah pilihan yang sangat tepat, mengingat tingkat kepercayaan dan kepatuhan masyarakat Aceh terhadap ulama sangatlah tinggi. Bukan hanya sekarang, sebelum Kolonial Belanda datang ke Aceh pun sudah seperti itu konstelasinya.

Snouck Hurgronje bahkan mencatat bahwa spirit perlawanan rakyat Aceh terhadap Belanda begitu tingginya justru karena dikobarkan oleh ulama.

Jadi, ketika saat ini seorang Sekda di Aceh meminta ulama dan pimpinan dayah mendukung pelaksanaan gerakan vaksinasi di kalangan santri, itu sama dengan sudah menyelesaikan sebagian besar masalah.

Melalui fatwanya, ulama sudah nyatakan bahwa vaksin itu halal. Kalaupun ada unsur haramnya, kondisi darurah telah membuat keadaan yang haram itu pun menjadi halal.

Kemudian, ulama berpendapat bahwa vaksinasi adalah bagian dari ikhtiar memutus rantai penularan Covid-19 sekaligus untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

Nah, dengan dasar pemahaman seperti itu, kita haqul yakin bahwa program vaksinasi santri akan lebih sukses dibandingkan vaksinasi untuk kelompok lain, karena santri sangat takzim dan sangat mendengar nasihat atau anjuran para ustaz/ustazahnya, terlebih "titah" pimpinan dayah dan ulama karismatik yang mereka teladani.

Kalau pimpinan dan guru di dayah sudah meyakinkan santrinya untuk divaksinasi Covid-19, maka program ini akan menuai sukses. Yakinlah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved