Sabtu, 2 Mei 2026

Internasional

Bentrokan Sengit Pecah di Kahsmir, Lima Tentara India Tewas

Pertempuran sengit pecah di wilayah pegunungan Kahsmir, India pada Senin (11/10/2021). Lima tentara India tewas dalam baku tembak dengan gerilyawan

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/TAUSEEF MUSTAFA
Tentara India berpatroli dekat lokasi baku tembak antara militan dan pasukan keamanan pemerintah di Moachwah, Distrik Budgam, pinggiran Srinagar, Ibu Kota Jammu dan Kahsmir, India, Rabu (28/10/2020) 

SERAMBINEWS.COM, SRINAGAR - Pertempuran sengit pecah di wilayah pegunungan Kahsmir, India pada Senin (11/10/2021).

Lima tentara India tewas dalam baku tembak dengan gerilyawan yang berperang melawan pemerintahan India.

Dilansir AP, kekerasan di wilayah yang disengketakan itu meningkat dalam beberapa pekan terakhir ini.

Polisi dan tentara India mengepung daerah hutan di daerah Surankote selatan, menyusul laporan intelijen, kata Letnan Kolonel Devender Anand, juru bicara tentara India.

Saat pasukan melancarkan operasi pencarian, gerilyawan melepaskan tembakan yang melukai seorang perwira militer dan empat tentara, kata Anand.

Mereka dievakuasi ke fasilitas medis terdekat tetapi meninggal di sana, katanya.

Baca juga: Polisi India Tangkap 500 Muslim Kashmir, Usai Serangan Militan dan Pembunuhan

Penguatan tentara dan polisi dikirim ke daerah itu, saat pertempuran sedang berlangsung.

Tidak ada kelompok pemberontak yang segera mengeluarkan pernyataan apapun.

India dan Pakistan mengklaim wilayah Kashmir yang terbagi secara keseluruhan.

Sebagian besar Muslim Kashmir mendukung tujuan pemberontak untuk menyatukan wilayah itu.

Baik di bawah kekuasaan Pakistan ataupun sebagai negara merdeka.

Puluhan ribu warga sipil, pemberontak dan pasukan pemerintah tewas dalam konflik tersebut sejak 1989.

Baca juga: India Melihat Taliban Sebagai Ancaman Baru di Kashmir

Pertempuran Senin (11/10/2021) terjadi di tengah tindakan keras oleh pasukan pemerintah di Lembah Kashmir.

Hal itu menyusul serangkaian pembunuhan yang ditargetkan di kota utama Srinagar pekan lalu.

Polisi menahan lebih dari 500 orang untuk diinterogasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved