Breaking News:

Kesehatan

dr Zaidul Akbar Bagikan Solusi untuk yang Banyak Makan Tapi Badan Tetap Kurus, Mudah Dicoba di Rumah

Banyak makan tapi badan tetap kurus? Berikut solusi dari dokter sekaligus pendakwah dr Zaidul Akbar.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Pixabay.com
Ilustrasi timbangan berat badan 

Ada banyak faktor yang memengaruhinya, seperti pola makan, faktor lingkungan, dan faktor genetik.

Semuanya bisa memengaruhi titik setel berat badan, yang dapat disesuaikan sampai tingkat tertentu.

Itulah mengapa sebagian orang sepertinya banyak makan tapi kurus atau tetap memiliki kisaran berat badan yang sama.

3. Banyak berolahraga

Orang-orang yang aktif bergerak secara rutin dapat menjaga berat badannya meskipun banyak makan. S

ebab, tubuh mereka membutuhkan lebih banyak kalori dan juga membakar lebih banyak kalori sepanjang hari.

Orang-orang yang aktif dan para atlet biasanya memiliki lebih banyak massa otot daripada orang-orang yang kesehariannya lebih banyak tidak aktif.

Kita semua tahu bahwa massa otot membakar lebih banyak kalori ketika istirahat, daripada lemak tubuh.

Massa otot juga lebih padat daripada lemak, sehingga orang yang bertubuh kurus tapi rutin bergerak aktif akan memiliki tubuh yang tampak lebih kurus meskipun berat badan mereka mungkin sama atau lebih berat dengan orang-orang bertinggi sama namun memiliki kelebihan lemak tubuh. 

Baca juga: Anak Bandel atau Susah Diatur? dr Zaidul Akbar: Coba Mandikan dengan Air Daun Bidara, Ini Caranya

4. Memiliki tingkat metabolisme tinggi

Faktor lain yang membuat seseorang banyak makan tapi kurus adalah tingkat metabolisme basal (BMR) atau dikenal sebagai jumlah kalori yang dibakar tubuh dalam keadaan istirahat setiap harinya.

Jika seseorang memiliki tingkat metabolisme yang tinggi, dia mungkin tetap bisa makan lebih banyak daripada yang lain dan tetap tidak menambah berat badan.

Faktor genetik hanyalah salah satu variabel yang memengaruhi BMR seseorang.

Faktor lainnya termasuk usia, tinggi badan, berat badan awal, tingkat aktivitas fisik, dan persentase massa otot.

5. Melebih-lebihkan kalori yang diasup

Jika ada orang yang mengatakan dirinya banyak makan tapi kurus dan susah menaikkan berat badan, mungkin saja dia secara sadar maupun tidak sudah melebih-lebihkan kalori yang diasupnya.

Maksudnya, mungkin saja dia mengonsumsi banyak makanan yang kepadatan energi atau kalori per gramnya rendah.

Dengan begitu, dia bisa kenyang tanpa mengasup terlalu banyak kalori.

Beberapa makanan rendah kalori termasuk buah-buahan, sayuran, dan salad, yang semuanya tetap menghasilkan total kalori rendah meski kita makan banyak.

Jika Anda termasuk orang yang banyak makan tapi kurus dan susah menaikkan berat badan, cobalah tinjau kembali jenis makanan yang Anda asup.

Mengonsumsi makanan tinggi kalori di awal bisa menjadi solusi.

Namun, pastikan jenis makanan yang dipilih tetap sehat.

Jangan tergoda mengonsumsi makanan tinggi kalori yang tidak sehat, seperti permen atau makanan cepat saji.

Makanan tinggi kalori yang tidak sehat seperti itu dapat menimbulkan masalah kesehatan di masa depan.

Lebih baik, pilih makanan tinggi serat, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, produk susu, dan lemak sehat.

Buah kering juga cenderung memberikan lebih banyak kalori dalam satu porsi, ketimbang buah segar. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Baca juga: Modus Kirim Uang untuk Berobat Akupuntur, Tiga Warga Pidie jadi Korban Penipuan

Baca juga: Detik-detik Pasangan Suami Istri di Aceh Utara Terbakar di Dalam Rumah

Baca juga: Tragis, Pasangan Suami Istri di Aceh Utara Terbakar di Dalam Rumah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved