Breaking News:

Propam Polri Persilakan Mahasiswa yang Dibanting saat Unjuk Rasa Laporkan Brigadir NP Secara Pidana

Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menyatakan pihaknya memastikan akan mengawal laporan itu agar bisa ditindaklanjuti oleh penyidik Polri.

Editor: Faisal Zamzami
twitter.com/@nuicemedia
Video polisi banting mahasiswa saat demo viral, Kapolres Tangerang buka suara hingga ungkap kondisi korban. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Propam Polri mempersilakan MFA (21) mahasiswa yang dibanting Brigadir NP saat pengamanan aksi unjuk rasa di Tangerang melaporkan kasus yang dialaminya secara pidana.

Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menyatakan pihaknya memastikan akan mengawal laporan itu agar bisa ditindaklanjuti oleh penyidik Polri.

"Silahkan melaporkan terkait kejadian tersebut kami pasti akan proses sesuai aturan hukum yang berlaku," kata Sambo saat dikonfirmasi, Rabu (20/10/2021).

Sambo menuturkan Brigadir NP diketahui bukan bertugas sebagai anggota Brimob saat mengawal aksi unjuk rasa tersebut.

Sebaliknya, dia merupakan anggota Reskrim Polres Tangerang Kota.

Ia menambahkan penindakan Brigadir NP ini sesuai dengan instruksi Kapolri yang tertuang dalam Surat Telegram bernomor ST/2162/X/HUK.2.8/2021.

"Pasti tindaklanjut intruksi Kapolri," tukasnya.

Diketahui, sebuah video memperlihatkan kericuhan saat demo mahasiswa di halaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.

Karena berakhir ricuh, aparat kepolisian pun membubarkan demonstrasi yang berunjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang itu. 

  
Ketika itu, seorang polisi Brigadir NP malah membanting mahasiswa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved