Breaking News:

Luar Negeri

Kronologi Kudeta di Sudan: Dipicu Konflik Sipil vs Militer dan Warisan Ekonomi Diktator

Militer menangkapi pejabat sipil, termasuk Perdana Menteri Abdalla Hamdok dan membubarkan pemerintahan transisi.

Editor: Faisal Zamzami
AFP
Para demonstran mengibarkan bendera nasional saat berkumpul di 60th Street di ibu kota Khartoum, untuk mengecam kudeta militer pada Senin (25/10/2021). 

Rebutan kekuasaan setelah pemakzulan Al-Bashir

Omar Al-Bashir adalah diktator yang berkuasa berkat kudeta pada 1989.

Ia memerintah dengan tangan besi dan didukung militer serta kelompok Islamis.

Pada akhir 2018, kondisi ekonomi yang memburuk memantik protes besar-besaran terhadap pemerintahan Al-Bashir.

Demonstrasi besar itu didukung berbagai kelompok, mulai dari serikat profesional, partai politik, serta kelompok pemuda.

Protes berbulan-bulan pun membuat militer bertindak. Angkatan Bersenajata Sudan mengudeta Al-Bashir dan menahannya pada April 2019.

Akan tetapi, demonstran belum puas karena militer tetap menjadi pihak yang mengisi pemerintahan. 

Wakil Presiden Al-Bashir sekaligus Menteri Pertahanan Ahmed Awad Ibn Auf mendeklarasikan diri sebagai kepala negara yang memimpin pemerintahan transisi.

Demonstran menuntut militer menyerahkan kekuasaan kepada sipil.

Protes pun disambut dengan kekerasan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved